Jayawijaya Kembangkan Tanaman Kopi di 328 Kampung dan 4 Kelurahan
📅 Kamis, 01 Okt 2026, 05:35 WIB | Oleh: SriyonoKABUPATEN JAYAWIJAYA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, Papua Pegunungan, mendorong pengembangan kebun tanaman kopi di 328 kampung dan empat kelurahan di daerah itu guna meningkatkan pendapatan masyarakat.
Bupati Jayawijaya Atenius Murip dalam keterangan di Wamena, Rabu (30/9) mengatakan komoditas kopi memiliki nilai ekonomi tinggi sehingga pihaknya mendorong masyarakat untuk menanam kopi.
“Ratusan bibit tanaman kopi disiapkan untuk ditanam di kawasan Taganek dengan harapan ke depan masyarakat bisa menjaga, merawat dan memanen sehingga dapat membantu ekonomi keluarga. Kami juga harap tanaman kopi dapat dikembangkan di kampung lainnya di Jayawijaya,” katanya.
Menurut dia, tanaman kopi cocok dibudidayakan di wilayah Papua Pegunungan secara khusus di Jayawijaya.
“Kami pemerintah daerah mendorong masyarakat membudidayakan tanaman kopi sebagai investasi di masa depan. Kopi dari Jayawijaya sangat diminati oleh masyarakat di luar maka tanaman ini harus dijaga dan dirawat secara baik,” ujarnya.
Dia menjelaskan hasil budi daya tanaman kopi di Jayawijaya sangat luar biasa dan rasanya pun nikmat dan berbeda dengan kopi dari daerah lain di tanah air.
“Kami ingin ke depan tanaman kopi tidak hanya sampai diproses panen dan dijual di pasar lokal, tetapi dapat dikemas, diolah secara baik sehingga dijual dalam kemasan-kemasan sehingga menambah nilai ekonominya,” katanya.
Pihaknya tidak dapat bekerja sendiri, melainkan mendapatkan dukungan dari berbagai pihak salah satu dewan kerajinan nasional daerah atau Dekranasda Kabupaten Jayawijaya yang membantu mengemas dan memasarkan produk-produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di daerah ini.
“Pemerintah daerah harus bekerja sama dengan pihak lain salah satunya Dekranasda dalam memperkenalkan kopi Jayawijaya dalam kemasan yang baik sehingga menarik orang untuk membelinya. Dan kami juga berharap dukungan langsung dari Kementerian UMKM RI supaya produk-produk kopi Jayawijaya dapat dipasarkan di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!