Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bedah Rumah 2026 Capai 46,72 Persen, Kementerian PKP Targetkan 400 Ribu Rumah.

📅 Kamis, 01 Okt 2026, 05:51 WIB | Oleh:
Bedah Rumah 2026 Capai 46,72 Persen, Kementerian PKP Targetkan 400 Ribu Rumah. Doc: Antara Foto
Ket. Direktur Jenderal Kawasan Permukiman Kementerian PKP Fitrah Nur menjawab pertanyaan dari awak media di Jakarta, Rabu (30/9/2026).

Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mencatat realisasi program Bedah Rumah atau Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) 2026 telah mencapai 46,72 persen dari target 400 ribu rumah.

"Sampai sekarang 46,72 persen se-Indonesia. Tapi bervariasi memang, ada yang lebih tinggi. Usulan sudah enggak ada lagi yang baru. Kita sudah menjalankan yang ada saja sekarang," ujar Direktur Jenderal Kawasan Permukiman Kementerian PKP Fitrah Nur di Jakarta, Rabu (30/9).

Kementerian PKP menargetkan program BSPS pada tahun ini menjadi 400 ribu unit rumah dengan anggaran Rp8,57 triliun. Fitrah optimistis target tersebut dapat tercapai.

"Kita harus yakin itu tercapai," katanya.

Dia juga mengungkapkan strategi untuk program BSPS tahun 2027 yang ditargetkan sebanyak 315 ribu unit rumah.

"Strategi tahun depan kita rencananya di Februari atau Maret sudah mulai. Jadi usulannya kita minta di Desember (2026) sudah masuk," katanya.

Sebagai informasi, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyatakan kementeriannya mengalokasikan 92,23 persen atau sekitar Rp10,85 triliun dari pagu Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (RKA K/L) 2027 untuk program perumahan dan kawasan permukiman.

Ia mengatakan porsi tersebut dipertahankan agar sebagian besar anggaran kementerian digunakan untuk program yang berkaitan langsung dengan penyediaan dan peningkatan kualitas hunian masyarakat.

Berdasarkan paparan Kementerian PKP, pagu RKA K/L 2027 sebesar Rp11.768.251.500.000 (Rp11,76 triliun) terdiri atas Program Perumahan dan Kawasan Permukiman sebesar Rp10.854.427.600.000 (Rp10,85 triliun) serta Program Dukungan Manajemen Rp913.823.900.000 (Rp913 miliar).

Dalam rincian program 2027, alokasi terbesar diberikan untuk Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah sekitar Rp8,67 triliun dengan target 315 ribu unit.

Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) adalah dukungan dana dari pemerintah untuk masyarakat berpenghasilan rendah yang meningkatkan kualitas atau pembangunan baru rumah dengan berswadaya dan berasaskan kegotong-royongan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
Nasional
Bukan Cuma DNA, Tato Jadi P...
Nasional
Kemenpar Dorong Batik Jadi ...
Advertisement
Update Perolehan Medali Sementara Asian Games 2026, Indonesia Naik ke Posisi 13

Update Perolehan Medali Sementara Asian Games 2026, Indonesia Naik ke Posisi 13

30 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.