Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Asosiasi Ojol Tegaskan Ingin Tetap Jadi Mitra, Dorong Penguatan Perjanjian Kemitraan

📅 Kamis, 01 Okt 2026, 14:25 WIB | Oleh:
Asosiasi Ojol Tegaskan Ingin Tetap Jadi Mitra, Dorong Penguatan Perjanjian Kemitraan Doc: Dok. Istimewa

JAKARTA – Koalisi Ojol Nasional (KON) menegaskan tetap memperjuangkan status pengemudi ojek online (ojol) sebagai mitra perusahaan aplikator di tengah munculnya dorongan untuk menjadikan pengemudi sebagai pekerja formal.

KON berpandangan karakter hubungan ojol sejak awal berbasis kemitraan. Karena itu, peningkatan perlindungan dan kesejahteraan pengemudi dinilai dapat diperjuangkan dengan memperkuat tata kelola dan perjanjian kemitraan tanpa harus mengubah status pengemudi menjadi pekerja.

“Prinsip kami jelas, ojol adalah kemitraan,” kata perwakilan KON, Rachman, usai audiensi dengan Kementerian UMKM, Rabu (30/9/2026).

Ketua Umum KON Andi Kristianto menegaskan hubungan antara pengemudi dan perusahaan aplikator perlu dibangun dengan memperhatikan kepentingan seluruh pihak dalam ekosistem transportasi online.

“KON tetap memperjuangkan ojol sebagai kemitraan, dengan catatan kemitraan yang berkeadilan: adil bagi driver, adil bagi aplikator, dan adil bagi konsumen. Ekosistem itu harus kita jaga dengan baik,” ujar Andi.

Juru Bicara Kementerian UMKM Faisal Anwar mengonfirmasi bahwa mempertahankan status kemitraan menjadi salah satu aspirasi yang disampaikan KON dalam audiensi tersebut.

“Mereka menyatakan mendukung ojek online menjadi mitra UMKM, bukan sebagai pekerja. Jadi mereka tadi menyampaikan, mendeklarasikan bahwa mereka mendukung ojek online sebagai mitra UMKM,” kata Faisal.

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah perdebatan mengenai status pengemudi platform digital dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang PelindunganKetenagakerjaan (RUU PK).

Sejumlah kelompok pengemudi mendorong agar ojol ditempatkan dalam hubungan kerja formal. Sementara KON memilih mempertahankan status kemitraan dengan mendorong penguatan perlindungan dan kesejahteraan pengemudi melalui tata kelola kemitraan.

Salah satu langkah yang didorong KON adalah memperkuat perjanjian kemitraan antara pengemudi dan perusahaan aplikator.

Dalam audiensi dengan Kementerian UMKM, KON membawa delapan poin usulan revisi perjanjian kemitraan. Sebanyak 10 perwakilan pengemudi dari Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi mengikuti pertemuan tersebut. Koordinator Advokasi KON Rachman mengatakan revisi perjanjian kemitraan menjadi instrumen yang dapat digunakan untuk memperkuat perlindungan pengemudi tanpa mengubah status hubungan antara pengemudi dan perusahaan aplikator.

“Kementerian UMKM menyambut baik dan akan mengkaji serta menggodok poin-poin tersebut menjadi draf yang dapat diterapkan dalam perjanjian kemitraan terbaru, agar tidak terjadi lagi kerugian bagi driver,” katanya.

Rachman menambahkan, KON juga mendorong pemerintah memperjelas peran Kementerian UMKM dalam menaungi pengemudi ojol.

Menurut dia, langkah tersebut perlu diperkuat melalui regulasi agar implementasinya memiliki landasan yang lebih jelas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
Luar Negeri
Tantangan Berat Menanti War...
Nasional
Prabowo Lantik Sarmuji jadi...
Advertisement
Presiden Prabowo Bakal Reshuffle Kabinet Besar-besaran

Presiden Prabowo Bakal Reshuffle Kabinet Besar-besaran

01 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.