Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Operasi Katarak Tak Lagi Sekadar Mengembalikan Penglihatan, Kualitas Penglihatan Jadi Perhatian

📅 Rabu, 30 Sep 2026, 16:20 WIB | Oleh:

Meski demikian, hasil operasi tetap dipengaruhi oleh banyak faktor. Kondisi kornea, retina, saraf mata, tingkat katarak, teknik dokter, pemilihan IOL, serta kondisi kesehatan mata secara keseluruhan tetap menjadi bagian penting dari evaluasi. Karena itu, istilah “lebih canggih” pada suatu teknologi tidak dengan sendirinya berarti teknologi tersebut selalu menjadi pilihan yang paling sesuai bagi setiap pasien.

Presisi Teknologi Bertemu dengan Kebutuhan Pasien

Salah satu perubahan penting dalam operasi katarak modern adalah meningkatnya kemampuan untuk melakukan perencanaan tindakan secara individual. Dalam FLACS, laser femtosecond membantu dokter menjalankan sejumlah tahapan sesuai parameter yang telah ditentukan. Hal ini dapat memberikan konsistensi pada bentuk dan lokasi beberapa tindakan yang dilakukan selama operasi.

Namun, presisi teknologi tetap harus diikuti dengan perencanaan klinis yang tepat. Dokter perlu mengevaluasi kondisi mata pasien secara menyeluruh sebelum menentukan pendekatan operasi dan jenis IOL yang akan digunakan. Hal tersebut penting karena tujuan operasi bukan hanya menghilangkan lensa yang keruh, melainkan juga menentukan target penglihatan setelah lensa tersebut diganti.

“Tidak ada satu jenis lensa yang otomatis paling baik untuk semua pasien. Dokter perlu mempertimbangkan kondisi kornea, retina dan saraf mata, anatomi mata, hasil kalkulasi lensa, pola aktivitas, serta ekspektasi penggunaan kacamata setelah operasi. Dari situ, pasien dapat memahami pilihan yang paling sesuai dengan kondisinya,” ujar Dr. Milzan.

Pilihan Lensa Menentukan Target Penglihatan

Setelah lensa alami yang keruh diangkat, mata membutuhkan pengganti berupa IOL. Pemilihan lensa menjadi bagian penting karena masing-masing memiliki karakteristik dan target penglihatan yang berbeda.

·Lensa Multifokal: Dirancang untuk mendukung penglihatan pada lebih dari satu jarak, termasuk jauh, menengah, dan dekat. Lensa ini dapat membantu mengurangi ketergantungan pada kacamata untuk sejumlah aktivitas.

·Lensa EDOF (Extended Depth of Focus): Dirancang untuk memberikan rentang fokus yang lebih luas, dengan manfaat yang menonjol pada penglihatan jarak jauh dan menengah (seperti menggunakan komputer atau melihat dashboard kendaraan).

·Lensa Monofokal: Memiliki satu titik fokus yang umumnya diarahkan untuk jarak jauh. Pasien mungkin masih membutuhkan kacamata untuk aktivitas pada jarak lain, tergantung target koreksi yang dipilih.

·Lensa Toric: Dirancang khusus untuk pasien dengan astigmatisme (mata silinder) dan dapat dikombinasikan dengan karakteristik lensa lainnya (monofokal, EDOF, atau multifokal).

Dengan berbagai pilihan tersebut, kebutuhan gaya hidup pasien menjadi faktor penting dalam menentukan IOL. Seseorang yang banyak membaca tentu memiliki kebutuhan visual yang berbeda dengan mereka yang sering berkendara atau bekerja di depan komputer. Karena itu, diskusi mendalam sebelum operasi sangat diperlukan untuk menetapkan ekspektasi secara realistis.

Bukan Sekadar Bebas dari Katarak

Perkembangan teknologi membuat ukuran keberhasilan operasi katarak semakin luas. Keberhasilan tidak hanya berkaitan dengan apakah lensa keruh telah berhasil diangkat, tetapi juga bagaimana penglihatan setelah operasi mendukung aktivitas pasien. Konsep tersebut dikenal sebagai quality of vision.

Kualitas penglihatan tidak semata-mata berarti seberapa kecil tulisan yang dapat dibaca pada pemeriksaan ketajaman penglihatan, tetapi juga pengalaman visual pasien dalam kehidupan sehari-hari.

Karena itu, pemeriksaan sebelum operasi tidak hanya berfungsi menentukan tingkat keparahan katarak, melainkan juga mendeteksi kondisi lain seperti kesehatan retina, kornea, saraf mata, tekanan bola mata, hingga permukaan mata yang dapat memengaruhi hasil akhir penglihatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Ekonomi
BI-Pemerintah Kompak Benahi...
Luar Negeri
Flightradar24: Sanksi AS Pa...
Advertisement
Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

30 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.