Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menuju Jakarta 500 Tahun, Bamus Betawi Ungkap Tantangan ke Depan Tak Semakin Ringan, Butuh Kekompakan!

📅 Rabu, 30 Sep 2026, 19:21 WIB | Oleh:
Menuju Jakarta 500 Tahun, Bamus Betawi Ungkap Tantangan ke Depan Tak Semakin Ringan, Butuh Kekompakan! Doc: ANTARA/HO-Bamus Betawi
Ket. Perayaan Hari Ulang Tahun Badan Musyawarah (Bamus) Betawi di Jakarta, Rabu (30/7).

JAKARTA - Badan Musyawarah (Bamus) Betawi memperkuat kekompakan perjalanan organisasi menjelang Jakarta menginjak usia 500 tahun pada 2027 mendatang.

"Banyak pekerjaan rumah kita ke depan. Bagaimana nantinya menghadapi Jakarta sebagai kota global dan yang paling penting tahun depan Jakarta akan berusia 500 tahun. Warga Betawi harus bisa memberikan kontribusi positif," kata Ketua Umum Bamus Betawi Riano P. Ahmad di Jakarta, Rabu.

Hal tersebut mengingat Bamus Betawi memasuki usia 44 tahun sekaligus menatap babak baru perjalanan organisasi selama lebih dari empat dekade.

"Selama 44 tahun ini kita bisa melewati berbagai dinamika dengan baik. Alhamdulillah, hari ini dibuktikan dengan kekompakan seluruh pengurus dan seluruh keluarga besar Betawi," ujar Riano.

Menurut Riano, tantangan Bamus Betawi ke depan tidak semakin ringan. Terlebih, Jakarta akan memasuki usia 500 tahun pada 2027.

Selain itu, Riano menilai kekompakan merupakan salah satu modal utama Bamus Betawi menghadapi perubahan tersebut.

"Kekompakan ini jangan hanya karena ada acara, kebersamaan ini harus terus kita pelihara. Kita harus terus menerima inspirasi, masukan, serta nasihat dari para orang tua dan tokoh Betawi," ucap Riano.

Lalu, Riano menyebut perjalanan ini perlu terus berbenah agar mampu menjawab tantangan zaman sekaligus memastikan kepentingan masyarakat Betawi tetap mendapat ruang dalam pembangunan Jakarta.

"Evaluasi sudah kita jalankan. Pengurus yang tidak aktif maupun yang kinerjanya kurang telah kita evaluasi. Kepengurusan struktural yang baru hasil evaluasi juga sudah disahkan," ucap Riano.

Apalagi, pelestarian budaya Betawi juga menjadi pekerjaan penting. Budaya Betawi dinilai harus terus hidup, berkembang, dan menjadi bagian dari wajah Jakarta yang semakin terbuka.

Oleh karena itu, keberadaan lembaga adat dan kebudayaan dinilai penting untuk menjaga sekaligus mengembangkan budaya Betawi.

Riano menyebut posisi Bamus Betawi juga sejalan dengan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2015 yang menempatkan Bamus Betawi sebagai mitra strategis Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam pelestarian dan pengembangan budaya Betawi.

Riano juga menyinggung Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024 tentang Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Menurut dia, regulasi tersebut menjadi salah satu landasan dalam penguatan budaya Betawi.

Lebih lanjut, Riano mengatakan momentum Jakarta memasuki usia 500 tahun pada 2027 menjadi perhatian khusus Bamus Betawi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Polda Metro Jaya Perketat P...
Advertisement
Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

30 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.