Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Influenza A Kembali Merebak, Kenali Gejala hingga Tanda Perlu ke Dokter

📅 Rabu, 30 Sep 2026, 16:45 WIB | Oleh:

Langkah Sederhana Mengurangi Risiko Penularan

Penularan influenza dapat terjadi ketika seseorang yang terinfeksi menyebarkan virus melalui droplet atau partikel pernapasan, terutama ketika batuk atau bersin. Karena itu, kebiasaan menjaga kebersihan dan mengurangi kontak ketika sedang sakit menjadi bagian penting dalam pencegahan.

Masyarakat dapat mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir secara rutin, terutama setelah melakukan aktivitas di luar rumah atau sebelum menyentuh wajah. Menutup mulut dan hidung ketika batuk atau bersin juga perlu dilakukan. Ketika sedang sakit, penggunaan masker dapat membantu mengurangi risiko penularan kepada orang lain. Jika kondisi tubuh tidak fit, membatasi aktivitas di luar rumah juga dapat menjadi langkah pencegahan.

Sirkulasi udara di dalam ruangan perlu diperhatikan. Selain itu, masyarakat dapat menghindari kontak dekat dengan orang yang sedang mengalami gejala influenza. Dari sisi kondisi tubuh, istirahat yang cukup, memenuhi kebutuhan cairan, serta mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang dapat membantu menjaga kondisi tubuh selama menghadapi infeksi.

“Vaksinasi influenza juga dapat menjadi salah satu langkah pencegahan sesuai rekomendasi tenaga kesehatan, terutama bagi kelompok yang memiliki risiko lebih tinggi,” jelasnya.

Kenali Tanda yang Membutuhkan Pertolongan Medis

Tidak semua infeksi influenza membutuhkan perawatan di rumah sakit. Namun, masyarakat perlu mengenali tanda-tanda ketika kondisi mulai memburuk. Kesulitan bernapas atau sesak napas merupakan salah satu tanda yang perlu segera mendapatkan perhatian medis. Demikian pula apabila muncul nyeri atau tekanan pada dada.

Kondisi tubuh yang semakin lemah, tanda-tanda dehidrasi, gejala yang semakin berat, atau kondisi yang tak kunjung membaik juga perlu dikonsultasikan kepada tenaga kesehatan. Bagi seseorang yang memiliki penyakit kronis, memburuknya kondisi penyakit yang sudah ada menjadi alasan kuat untuk mendapatkan pemeriksaan medis.

Konsultasi sejak awal juga penting bagi kelompok yang memiliki risiko komplikasi lebih tinggi. Pemeriksaan oleh tenaga kesehatan dapat membantu menentukan penanganan yang sesuai dengan kondisi masing-masing pasien.

Menurut dr. Tubagus, perhatian terhadap influenza tidak hanya berkaitan dengan pencegahan penyakit, tetapi juga kesiapan menghadapi kebutuhan perawatan apabila kondisi berkembang menjadi lebih serius.

“Menjaga kesehatan juga perlu diikuti dengan kesiapan menghadapi risiko finansial yang dapat muncul ketika seseorang membutuhkan pemeriksaan, pengobatan, maupun perawatan medis. Data klaim yang kami lihat menunjukkan bahwa kebutuhan penanganan influenza tidak bisa dianggap enteng dan dapat meningkat tergantung kondisi masing-masing nasabah, mulai dari rawat jalan hingga membutuhkan perawatan di rumah sakit,” katanya.

Ia menambahkan, kesiapan menghadapi biaya kesehatan dapat menjadi salah satu bagian dalam perencanaan perlindungan kesehatan bagi individu dan keluarga. Di tengah meningkatnya pemantauan Influenza A di Indonesia, masyarakat tetap perlu memperhatikan perkembangan gejala, menjaga kebersihan, membatasi kontak ketika sakit, serta mencari pertolongan medis apabila muncul tanda bahaya.

Langkah tersebut penting, terutama bagi kelompok yang lebih rentan mengalami komplikasi, sehingga infeksi dapat ditangani sesuai kondisi sebelum berkembang menjadi masalah kesehatan yang lebih serius.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Ekonomi
BI-Pemerintah Kompak Benahi...
Luar Negeri
Flightradar24: Sanksi AS Pa...
Advertisement
Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

30 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.