Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mentan Amran Percepat 5 Kawasan Peternakan Terintegrasi, Target Rampung 2027.

📅 Selasa, 29 Sep 2026, 03:15 WIB | Oleh:
Mentan Amran Percepat 5 Kawasan Peternakan Terintegrasi, Target Rampung 2027. Doc: Antara Foto
Ket. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan pemerintah mempercepat pembangunan lima kawasan peternakan terintegrasi untuk memperkuat produksi ayam, telur, dan susu nasional sekaligus mendukung kebutuhan program makan bergizi gratis (MBG) yang ditargetkan rampung pada 2027.

"Pemerintah mempercepat pembangunan ekosistem peternakan terintegrasi dari hulu hingga hilir untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus menjamin ketersediaan ayam, telur, dan susu bagi kebutuhan nasional," kata Mentan dalam keterangannya yang terkonfirmasi di Jakarta, Senin.

Dia menyampaikan pembangunan tersebut merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat industri peternakan nasional. Pemerintah telah menyiapkan anggaran sekitar Rp17 triliun untuk pengembangan ekosistem peternakan di sejumlah wilayah.

"Lima pabrik pakan, DOC (day-old-chick) dan seterusnya itu selesai tahun depan. Insya Allah, lima (kawasan) ini diresmikan tahun depan," ujar Mentan.

Menurut Mentan, tahap awal pembangunan mencakup lima kawasan yang berada di Lampung, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat, dan Gorontalo. Untuk pembangunan lima kawasan tersebut, pemerintah telah menyiapkan anggaran sekitar Rp2,2 triliun.

"Anggarannya sudah turun, beliau (Presiden) sudah tanda tangan Rp2,2 triliun untuk lima. Total anggaran yang dipersiapkan pemerintah sekitar Rp17 triliun, tetapi bukan di sini saja," katanya.

Amran menegaskan pembangunan di lima wilayah tersebut terus dikebut dan ditargetkan rampung pada tahun depan. Menurutnya, dukungan anggaran dan administrasi telah diselesaikan sehingga pekerjaan di lapangan dapat segera dipercepat.

"Sudah bor-bor. Targetnya tahun depan selesai. Administrasinya sudah selesai, anggarannya juga sudah selesai. Yang penting selesai dulu," tegasnya.

Kawasan peternakan tersebut dirancang sebagai ekosistem terintegrasi, tidak hanya menghasilkan produk peternakan, tetapi juga membangun rantai pasok mulai dari pakan, pembibitan atau DOC, budi daya ayam, produksi telur, hingga pengembangan sapi perah dan susu.

Integrasi ini sekaligus diarahkan untuk memperkuat pasokan pangan bergizi bagi program MBG. Pemerintah mendorong agar kebutuhan ayam, telur, dan susu dapat dipenuhi melalui penguatan produksi dalam negeri.

"Dari hulu ke hilir ini holistik. Ada MBG menjadi off-taker ayam, telur, susu. Kemudian, di sini produksi telur, ayam, susu," jelas Mentan.

Penguatan industri pakan menjadi salah satu bagian penting dalam ekosistem tersebut. Jagung yang merupakan bahan baku utama pakan akan didorong berasal dari sentra produksi di sekitar kawasan peternakan.

"Ayam butuh pakan. Pakannya dari jagung. Jagung ini nanti dari Bone, Soppeng, kabupaten tetangga, dari mana saja. Karena ini yang menjadi pakan nanti," kata Mentan Amran.

Menurutnya, pembangunan pabrik pakan di dekat sentra produksi jagung akan membuat rantai pasok lebih efisien dan menekan biaya logistik. Jagung tidak perlu dikirim ke luar wilayah untuk diolah menjadi pakan, kemudian dikirim kembali ke sentra peternakan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...

Michael Olise Jadi Pahlawan! Prancis Tundukkan Belgia 1-0

22 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Olahraga
Michael Olise Jadi Pahlawan...
Nasional
Kekeringan akibat El Niño ...
Megapolitan
Kekeringan Mengancam Sawah ...
Nasional
Penajam Jadi Wilayah Pengem...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.