Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kejahatan Ponsel di Brasil Makin Mengerikan, HP Dicuri hingga Rekening Dikuras

📅 Selasa, 29 Sep 2026, 13:26 WIB | Oleh: Tim Penulis

Leonardo Silva, koordinator isu kejahatan negara dan kejahatan terorganisasi di FBSP, mengatakan kejahatan terkait telepon seluler semakin canggih.

"Perhatian pelaku telah bergeser dari telepon itu sendiri, yang memiliki nilai fisik, ke data yang tersimpan di perangkat tersebut," katanya kepada AFP.

Setelah dirampok, Lo Bianco memblokir kartu-kartu banknya. Namun, pencuri berhasil mentransfer hampir 700 dolar AS dari rekening bank digitalnya.

Mereka juga membeli konsol Xbox melalui aplikasi Amazon miliknya, yang berhasil ia blokir sebelum barang tersebut dikirim.

Para pencuri bahkan menggunakan aplikasi pesan-antar makanan miliknya untuk mengirim bir, daging, dan makanan McDonald's ke berbagai alamat di Rio de Janeiro.

Berbagai Bentuk Kerugian

Luiz Fernando Bugiga, jaksa dari Kelompok Aksi Khusus Pemberantasan Kejahatan Terorganisasi (GAECO), mengatakan operasi besar kepolisian di Sao Paulo bulan ini mengungkap adanya jaringan terorganisasi di balik kejahatan telepon seluler yang terdiri atas empat kelompok kriminal berbeda.

Kelompok yang mencuri telepon menyerahkannya kepada kelompok khusus yang anggotanya "memulai transfer bank dan pencurian data".

Kelompok ketiga melakukan modifikasi teknis untuk "melegitimasi" telepon tersebut sehingga dapat kembali masuk ke pasar. Kelompok terakhir bertugas menjual suku cadang dan perangkat.

"Pencurian telepon seluler menciptakan berbagai bentuk kerugian bagi korban dan karena itu juga menciptakan berbagai sumber keuntungan bagi pelaku kejahatan," katanya.

Bagi banyak korban, mengganti telepon saja sudah menjadi beban keuangan yang besar.

Joel da Silva, 42 tahun, yang bekerja sebagai petugas keamanan di Ipanema, "tidak memiliki telepon selama sebulan" sebelum akhirnya mampu membeli telepon baru dengan mencicil empat kali setelah dirampok dengan todongan senjata.

Kepada AFP, ia mengatakan bahwa selama tujuh bulan bekerja di tempat tersebut, dirinya telah menyaksikan empat kasus perampasan telepon dari gedung tempatnya bekerja.

Lo Bianco, yang berasal dari ibu kota Brasilia dan pernah menjadi korban pembajakan mobil bersenjata di Rio beberapa tahun lalu, bermimpi untuk meninggalkan kota tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Luar Negeri
Sejumlah Provinsi di Thaila...
Advertisement
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Ungkap Penyebabnya

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Ungkap Penyebabnya

29 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.