BP Tapera Ungkap Strategi Tingkatkan Penyaluran KPR Subsidi FLPP 2026
Selasa, 29 Sep 2026, 05:43 WIBJAKARTA - Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) mengungkapkan strategi untuk meningkatkan penyaluran KPR Subsidi FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) Tahun Anggaran 2026.
Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho menyampaikan bahwa untuk mengejar tiga bulan tersisa di tahun 2026 saat ini memang perlu difokuskan melalui dukungan berbagai pihak. Disampaikannya realisasi penyaluran FLPP saat ini mencapai 160.070 unit atau sebesar 45,73 persen, yang terdiri dari 160.053 unit rumah tapak dan 17 unit rumah susun.
âBerdasarkan data kami, terdapat potensi data demand atau peminatan sebanyak 48.679 unit. Jika hal tersebut tercapai, maka total capaian dapat mencapai 208.749 unit,â ujar Heru di Jakarta, Senin (28/9).
Melihat tantangan realisasi ini, BP Tapera nyatakan telah memetakan supply (ketersediaan hunian) dan demand (peminatan) bersama mitra kerja, dimana masih terdapat surplus untuk ketersediaan huniannya. Data tersebut berasal dari sistem yang dimiliki BP Tapera yang bersumber dari para pelaku bisnis yang merupakan kombinasi antara kavling, booking, dan ready stock.
Selain strategi tersebut, dalam rangka mengejar target, saat ini BP Tapera melihat calon debitur fix income seperti ASN, pekerja swasta, dan buruh dengan pendapatan tetap memiliki potensi yang lebih besar untuk lolos uji verifikasi di perbankan.
Melalui pemetaan wilayah berpotensi di sisi peminatan, komitmen pendanaan pada bank penyalur, hingga kolaborasi yang massif dalam kurun waktu tiga bulan ini, Heru menyampaikan BP Tapera bersama mitra kerjanya akan berupaya semaksimal mungkin.
âKita juga melihat dari sisi supply, ready stock yang dilaporkan oleh pengembang juga perlu juga untuk dikejar. Termasuk dengan Rumah Susun yang diimbangi dengan permintaan,â katanya.
Heru melihat untuk mengoptimalkan akhir tahun 2026, perlu meningkatkan kolaborasi data yang lebih intensif antara data pengembang, bank penyalur, serta data yang diolah oleh BP Tapera, sehingga mengurangi gap dan meningkatkan realisasi.
Berbicara mengenai perbandingan capaian FLPP dengan tahun lalu, Heru juga sampaikan jika melihat secara on year per bulan, maka capaian tahun ini menunjukkan pertumbuhan.
âRealisasi tahun 2025 pada dasarnya juga didorong keterbatasan kuota pada tahun 2024. Realisasi tersebut memperoleh carry over dari tahun sebelumnya,â ujarnya.
- BP Tapera
- Penyaluran KPR Subsidi
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
BTN telah menyalurkan KPR kepada sekitar 5,8 juta keluarga di Indonesia
-
Ilmuwan Tiongkok Temukan Terobosan Baru Pemetaan Otak
-
Kemenhub Apresiasi Langkah Whitesky Group Perkenalkan Teknologi eVTOL di Indonesia
-
Mendikdasmen Dorong Masyarakat Kritis Hadapi Era Kecerdasan Artifisial
-
Komisi XIII DPR: Revisi UU HAM Bukan Perebutan Kewenangan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.