Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cerdas Cermat Jagat Satwa Nusantara 2026 Dibuka, Ini Cara Daftarnya

📅 Senin, 28 Sep 2026, 17:05 WIB | Oleh:

Cerdas Cermat Jagat Satwa Nusantara merupakan bagian dari pendekatan Zoo Skolastik yang dikembangkan Jagat Satwa Nusantara (JSN). Pendekatan tersebut menghadirkan lembaga konservasi sebagai ruang pembelajaran yang terhubung dengan dunia pendidikan.

Melalui program ini, pengetahuan yang diperoleh siswa di kelas dipertemukan dengan konteks kehidupan satwa, ekosistem, dan upaya pelestariannya. Peserta tidak hanya diarahkan untuk mengingat informasi, tetapi juga memahami hubungan antara materi pembelajaran dengan persoalan yang ada di lingkungan sekitar.

Materi kompetisi mencakup tiga bidang utama, yaitu:

  1. Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS), yang menguji pemahaman peserta mengenai berbagai konsep ilmu pengetahuan dan kehidupan sosial.
  2. Biodiversitas dan Konservasi, yang mengajak peserta mengenal keanekaragaman hayati, satwa, ekosistem, serta pentingnya upaya pelestarian lingkungan.
  3. Pengetahuan Umum dan Kebudayaan, yang mencakup pengetahuan umum sekaligus wawasan mengenai kekayaan budaya Indonesia.

Pertanyaan dalam kompetisi dikembangkan berdasarkan tingkat pemahaman peserta, mulai dari kemampuan mengenali informasi hingga menghubungkan konsep dan menggunakan pengetahuan untuk memahami suatu persoalan. Pendekatan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan rasa ingin tahu, kemampuan berpikir kritis, kerja sama, serta kepedulian terhadap lingkungan.

Pada penyelenggaraan perdana 2025, sebanyak 21 sekolah berhasil melaju ke Grand Final. Jumlah tersebut terdiri atas 18 sekolah dasar dan tiga sekolah menengah pertama yang mengikuti rangkaian kompetisi pada tahun pertama.

Pengalaman tersebut menjadi landasan bagi JSN untuk mengembangkan penyelenggaraan 2026 dengan sasaran peserta dan arah pembelajaran yang lebih terfokus. Tahun ini, program Cerdas Cermat Jagat Satwa Nusantara Goes to School juga menempatkan sekolah sebagai mitra penting dalam memperluas manfaat pembelajaran.

Sekolah yang ingin mengikuti Cerdas Cermat Jagat Satwa Nusantara 2026 perlu menyiapkan video kesiapan peserta. Video tersebut kemudian diunggah melalui akun Instagram dan tautannya disertakan dalam formulir pendaftaran.

Ketentuan video pendaftaran meliputi:

  1. Video berdurasi maksimal 60 detik.
  2. Video memuat pernyataan kesiapan mengikuti Cerdas Cermat Jagat Satwa Nusantara 2026.
  3. Video mencantumkan nama sekolah.
  4. Peserta menyampaikan alasan ingin mengikuti program.
  5. Unggahan video harus dapat diakses oleh panitia.

Formulir pendaftaran tersedia melalui bit.ly/PendaftaranCerdasCermatJSN2026 atau tautan yang tercantum pada bio Instagram @jagatsatwa.tmii. Ketentuan lengkap mengenai pendaftaran dan unggahan video dapat dilihat melalui kanal resmi Jagat Satwa Nusantara.

Grand Final Cerdas Cermat Jagat Satwa Nusantara 2026 akan menjadi puncak rangkaian program. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 22 November 2026 di Teater Dunia Air Tawar, Jagat Satwa Nusantara, Taman Mini Indonesia Indah.

Penyelenggaraan Cerdas Cermat Jagat Satwa Nusantara 2026 didukung Frisian Flag, Bank Mandiri, dan BRI sebagai pendukung resmi. Program tersebut juga mendapat dukungan dari Taman Mini Indonesia Indah, Kompas Gramedia, dan Dyandra Promosindo.

Dukungan berbagai pihak tersebut diarahkan untuk memperluas jangkauan edukasi mengenai satwa, keanekaragaman hayati, dan konservasi melalui keterlibatan sekolah. JSN juga mengajak sekolah, guru, orang tua, serta mitra pendidikan untuk membangun pengalaman belajar yang dapat terus dilanjutkan.

Melalui Cerdas Cermat Jagat Satwa Nusantara, semangat "Lindungi Satwa, Edukasi Generasi" diharapkan dapat terus berkembang di lingkungan sekolah. Materi dan perangkat edukasi yang dibawa pulang diharapkan menjadi bekal bagi sekolah untuk kembali mengadakan kegiatan pembelajaran tentang satwa dan konservasi secara mandiri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...

Babak Pertama Skuad Garuda Harus Mencetak Gol

38 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Babak Pertama Skuad Garuda ...
Advertisement
Badan Geologi Ingatkan soal Gas Beracun di Balik Blue Fire Papandayan

Badan Geologi Ingatkan soal Gas Beracun di Balik Blue Fire Papandayan

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.