CEO Anthropic Dario Amodei Akan Makan Malam Empat Mata dengan Trump di Gedung Putih

Senin, 28 Sep 2026, 10:45 WIB

WASHINGTON DC - CEO Anthropic Dario Amodei dijadwalkan makan malam empat mata dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Gedung Putih pada Minggu malam waktu setempat.

Dari Al Jazeera, pertemuan pribadi tersebut menjadi perhatian karena disebut sebagai pertemuan empat mata pertama antara Trump dan Amodei, setelah selama beberapa bulan Anthropic terlibat perselisihan terbuka dengan pemerintahan Trump terkait kebijakan pengembangan dan penggunaan kecerdasan buatan (AI).

Ket. Foto: Perselisihan antara Anthropic dan pemerintahan Trump semakin tajam setelah perusahaan tersebut menolak pada Februari untuk mengizinkan teknologinya digunakan dalam senjata otonom sepenuhnya maupun pengawasan massal domestik. — Sumber: Istimewa

Trump mengonfirmasi rencana makan malam tersebut. Dalam kesempatan itu, Trump kembali menegaskan penolakannya terhadap upaya memperlambat laju pengembangan AI di Amerika Serikat.

Menurut laporan media AS, perbedaan pandangan antara Trump dan Amodei terutama berkaitan dengan bagaimana Amerika Serikat mengembangkan teknologi AI sekaligus mengantisipasi risiko yang ditimbulkannya.

Trump berpendapat bahwa pembatasan pengembangan AI dapat membuat Amerika Serikat kehilangan keunggulan teknologi dari Tiongkok.

"Kita mungkin unggul sekitar satu setengah tahun dari Tiongkok," kata Trump kepada Fox News ketika menghadiri turnamen golf Presidents Cup di Illinois.

Trump mengatakan Amerika Serikat saat ini berada di posisi terdepan dalam pengembangan AI dan telah membangun fasilitas teknologi bernilai triliunan dolar.

"Kita memimpin, dan kita membangun tempat-tempat yang luar biasa, senilai triliunan dolar. Dan mengapa kita harus melepaskannya?" ujarnya.

Sementara itu, Amodei sebelumnya menyampaikan kekhawatiran bahwa percepatan pengembangan AI dapat meningkatkan berbagai risiko. Anthropic juga pernah menyerukan perlunya penghentian sementara terhadap pengembangan teknologi AI tertentu.

Perselisihan antara Anthropic dan pemerintahan Trump semakin tajam setelah perusahaan tersebut menolak pada Februari untuk mengizinkan teknologinya digunakan dalam senjata otonom sepenuhnya maupun pengawasan massal domestik.

Pemerintahan Trump kemudian menjatuhkan sanksi terhadap Anthropic. Perkembangan terbaru terjadi dua hari sebelum pertemuan Trump dan Amodei, ketika pengadilan banding federal menguatkan keputusan Pentagon yang mengklasifikasikan Anthropic sebagai "risiko rantai pasokan". Keputusan tersebut membuat militer AS dilarang menggunakan model AI milik Anthropic.

Trump sebelumnya juga mengkritik Amodei setelah CEO Anthropic tersebut menyerukan penghentian sementara pengembangan AI. Trump menyindir Amodei dengan menyebutnya berusaha menjadi "malaikat kecil yang sempurna".

Amodei juga tidak hadir dalam jamuan makan malam kenegaraan untuk Presiden China Xi Jinping pada Kamis. Acara tersebut dihadiri sejumlah pemimpin industri AI, termasuk CEO OpenAI Sam Altman.

Di tengah perdebatan mengenai risiko AI, pemerintahan AS menilai perusahaan-perusahaan teknologi besar seperti OpenAI, Anthropic, Google, dan Meta menghadapi tekanan untuk terus mengembangkan teknologi mereka karena kekhawatiran China dapat mengambil alih keunggulan dalam bidang AI.

Trump dan Ketua DPR AS Mike Johnson juga dijadwalkan bertemu dengan sejumlah eksekutif perusahaan AI terkemuka pada Selasa.

  • AI Anthropic

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.