Mendikdasmen Ungkap Tiga Kunci Jadi Guru Hebat, Apa Saja?
📅 Minggu, 27 Sep 2026, 10:35 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh"Seperti Tembok Besar Cina, tersusun batu demi batu secara konsisten. Mulailah dari kebiasaan kecil, dan jangan takut gagal," ujarnya.
Pesan tersebut juga tergambar dari pengalaman Komisaris ParagonCorp Salman Subakat yang dibagikan dalam acara yang sama. Hampir 30 tahun lalu, guru Fisika SMA Salman, Yani Bayani, pernah memberikan nilai 10 di rapornya, sebuah nilai yang pada masa itu jarang diberikan karena ada kekhawatiran murid menjadi sombong.
Kepercayaan dari sang guru membuat Salman semakin percaya diri untuk membantu mengajari teman-temannya, mewakili sekolah dalam berbagai lomba, hingga berani mendaftarkan diri ke Institut Teknologi Bandung. Menurut Salman, hal yang paling membekas bukanlah nilai 10 tersebut, melainkan pesan kepercayaan yang diberikan gurunya.
"Yang berkesan itu bukan karena angkanya. Tapi karena di balik angka itu ada sebuah pesan: saya percaya kamu bisa. Kepercayaan yang diberikan 30 tahun lalu itu masih saya bawa sampai sekarang," kata Salman.
Salman juga menilai peran pendidik tetap memiliki posisi penting di tengah perkembangan kecerdasan buatan atau AI. Menurut dia, teknologi dapat membantu murid memperoleh pengetahuan, tetapi pendidik tetap memiliki peran dalam membangun cara berpikir, karakter, keberanian, dan daya juang.
"AI bisa membantu murid mendapatkan pengetahuan. Tetapi pendidik membantu murid membangun cara berpikir, karakter, keberanian, dan daya juang. Semakin AI berkembang, peran pendidik bukan semakin kecil, justru semakin penting," ujarnya.
Pada 2026, program Wardah Inspiring Teacher meluluskan 5.000 guru, sedangkan Inspiring Lecturer Program meluluskan 1.000 dosen. Sejak pertama kali digelar pada 2017, kedua program tersebut telah menjangkau lebih dari 43.000 pendidik yang tersebar di 38 provinsi di Indonesia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!