Manchester City Dinyatakan Bersalah atas 114 dari 115 Dakwaan Finansial, Siap Ajukan Banding
📅 Minggu, 27 Sep 2026, 00:10 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraPotensi sanksi juga dapat memunculkan pertanyaan mengenai status sejumlah gelar yang diraih City selama periode yang menjadi objek penyelidikan. Namun, sejauh ini belum ada keputusan bahwa gelar-gelar tersebut akan dicabut.
Perdana Menteri Inggris Andy Burnham meminta publik tidak terburu-buru mengambil kesimpulan mengenai kemungkinan pencabutan gelar.
Kasus ini bermula dari dokumen yang dipublikasikan majalah Jerman Der Spiegel pada 2018.
Dokumen tersebut, yang disebut sebagai korespondensi internal, memunculkan tuduhan mengenai pencatatan pendapatan sponsor dari perusahaan yang terkait dengan Abu Dhabi. Dokumen lain juga diklaim berkaitan dengan pembayaran kepada mantan manajer City, Roberto Mancini.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pada 2020, UEFA pernah menjatuhkan larangan tampil di kompetisi Eropa selama dua tahun kepada City karena pelanggaran aturan Financial Fair Play. Namun, hukuman tersebut kemudian dibatalkan oleh Court of Arbitration for Sport (CAS).
Kasus Premier League berbeda karena tidak memiliki batas waktu lima tahun seperti yang menjadi salah satu faktor dalam perkara UEFA sebelumnya.
Perkara ini mencakup periode ketika Manchester City mulai menjelma menjadi kekuatan utama sepak bola Inggris setelah diambil alih Abu Dhabi United Group pada 2008.
Dalam 15 musim terakhir, City telah meraih delapan gelar Premier League, selain trofi Liga Champions pertama dalam sejarah klub pada 2023.
Jika nantinya terdapat sanksi yang berkaitan dengan hasil kompetisi pada periode tersebut, klub-klub lain yang terdampak juga berpotensi mengajukan tuntutan. Namun, konsekuensi terhadap gelar maupun hasil pertandingan masih bergantung pada keputusan akhir dan proses hukum berikutnya.
Mantan bek Manchester United Rio Ferdinand, yang menjadi bagian dari skuad United ketika finis sebagai runner-up di belakang City pada musim 2011/2012, turut menyinggung kemungkinan tersebut melalui media sosial.
Sementara itu, Rodri, mantan pemain City yang kini memperkuat Barcelona, menyatakan keyakinannya terhadap proses hukum dan klub lamanya.
Menariknya, perkembangan kasus finansial tersebut datang ketika City tetap tampil kuat di lapangan.
Manchester City memimpin klasemen Premier League setelah meraih kemenangan 5-3 atas Sunderland pada 20 September. Hasil itu membuat mereka mempertahankan rekor sempurna di awal musim di bawah pelatih baru Enzo Maresca.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!