Formula 1: Russell Waspadai Ancaman Antonelli Meski Tampil Dominan dan Raih Pole di Baku

Minggu, 27 Sep 2026, 00:01 WIB

BAKU – George Russell tidak ingin mengesampingkan ancaman rekan setimnya di Mercedes, Kimi Antonelli, terhadap peluangnya meraih kemenangan pada Grand Prix Azerbaijan, Sabtu (26/9).

Keyakinan Russell itu muncul meski pembalap Inggris tersebut akan memulai balapan dari posisi terdepan. Sebaliknya, Antonelli harus start dari posisi ke-16 setelah mengalami kecelakaan yang merugikan pada sesi kualifikasi.

Ket. Foto: George Russel. — Sumber: Formula 1

Russell tampil dominan dalam kualifikasi Jumat (25/9). Ia mengungguli pembalap Ferrari Charles Leclerc yang menjadi pesaing terdekatnya dengan keunggulan mencapai 0,837 detik.

"Jelas, Anda tidak bisa mengabaikan Kimi," kata Russell seusai kualifikasi.

Russell kemudian melontarkan candaan dengan mengacu pada kemenangan Antonelli di Grand Prix Italia di Monza awal bulan ini.

"Dia memulai dari posisi ke-19 di Monza dan sekarang berada di posisi ke-16. Jadi, ya, seharusnya kali ini dia memimpin setelah beberapa lap awal," ujar Russell sambil bercanda.

Antonelli saat ini memimpin Russell dengan keunggulan 81 poin dalam klasemen pembalap setelah 14 seri.

Namun, akhir pekan di Baku berjalan sulit bagi pembalap Italia berusia 20 tahun tersebut. Antonelli tersingkir pada fase awal kualifikasi setelah menghantam pembatas di tikungan pertama. Insiden itu membuat suspensi mobilnya rusak sehingga ia terpaksa menghentikan mobil.

Kesialan tersebut semakin melengkapi masalah yang dialaminya sejak hari pertama latihan. Antonelli kehilangan waktu penting setelah mobilnya mengalami masalah hidraulik pada sesi latihan pertama.

Sejak saat itu, ia harus berusaha mengejar ketertinggalan dari Russell.

Sebaliknya, Russell terlihat lebih nyaman dan mampu menemukan setelan mobil yang tepat di sirkuit jalan raya Baku yang terkenal sulit dan sempit.

"Saya merasa berada dalam kondisi yang sangat baik sepanjang akhir pekan ini," ujar Russell.

"Seperti yang saya katakan baru-baru ini, saya semakin memahami mobil ini dan apa yang dibutuhkannya. Semuanya terasa semakin intuitif."

Kesalahan Antonelli memberikan peluang bagi Russell untuk memangkas jarak dalam perburuan gelar juara dunia. Peluang serupa sebelumnya hadir di Grand Prix Italia di Monza. Saat itu Russell memulai balapan dari baris terdepan, sementara Antonelli harus mengawali lomba dari posisi belakang.

Russell akhirnya finis kedua di belakang Antonelli. Kali ini, pembalap berusia 28 tahun itu bertekad memanfaatkan keuntungan posisi start untuk membalikkan keadaan.

"Saya merasa baik," kata Russell. "Saya pikir kami berada dalam posisi yang sangat bagus untuk mengejar kemenangan. Namun, tentu saja, ini Baku dan apa pun bisa terjadi."

"Bagaimanapun hasilnya nanti, saya merasa yakin bahwa kami bisa mengejar kemenangan."

Russell kini memiliki keuntungan besar setelah mengamankan pole position. Namun, karakter sirkuit jalan raya Baku yang penuh tikungan sempit, zona pengereman keras, serta peluang munculnya safety car membuat jalannya balapan tetap sulit diprediksi.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.