Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DKP3 Depok: Pengembangan Budi Daya Cabai Dukung Ketahanan Pangan

📅 Minggu, 27 Sep 2026, 13:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
DKP3 Depok: Pengembangan Budi Daya Cabai Dukung Ketahanan Pangan Doc: ANTARA
Ket. Lahan pertanian.

DEPOK – Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Depok, Dadan Rustandi, mengatakan pengembangan budi daya cabai bisa menjaga ketahanan pangan sekaligus membantu menjaga kestabilan harga komoditas tersebut.

"Cabai menjadi salah satu komoditas pangan yang harganya dapat mengalami kenaikan ketika pasokan terbatas, dengan budi daya bisa menjaga kestabilan harga," kata Dadan Rustandi di Depok, Minggu (27/9).

Ia mengharapkan dengan adanya penanaman cabai, Kota Depok tidak terlalu terpengaruh ketika harga cabai naik. "Insya Allah warga tetap bisa mendapatkan cabai dengan harga yang lebih stabil,” katanya.

Dadan mencontohkan hasil panen Rawageni Farmyang dijual dengan harga terjangkau, sehingga dapat membantu meringankan beban pengeluaran masyarakat.

“Artinya ada harga yang lebih efisien. Ini bisa membantu masyarakat, sehingga ketahanan pangan kita tetap terjaga,” jelasnya.

Dadan menambahkan, DKP3 juga telah menyalurkan bibit cabai kepada masyarakat dan kelurahan untuk dikembangkan.

Pendampingan melalui penyuluh pertanian juga diberikan agar masyarakat dapat memahami cara pemeliharaan tanaman, termasuk menghadapi serangan hama dan kondisi cuaca.

“Dari kami ada penyuluh pertanian yang bisa membina. Pak RW juga bisa membagikan pengalaman dan ilmunya kepada warga sekitar, bahkan bisa menjadi pembelajaran untuk masyarakat di seluruh Kota Depok,” ujarnya.

Sementara itu, budi daya cabai yang dilakukan RW 01 Kelurahan Ratujaya, Kecamatan Cipayung, melalui Kelompok Tani Lahan Hijau Rawageni Farm, mulai menunjukkan hasil.

Lahan seluas sekitar 1.000 meter persegi tersebut berhasil menghasilkan panen cabai dan menjadi contoh pemanfaatan lahan untuk mendukung ketahanan pangan masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Daerah
Kemiri NTB Dibidik Jadi Kom...
Luar Negeri
Bangkok Dilanda Banjir, Rib...
Advertisement
Kerugian Sangat Besar , Peluang Medali Emas dari Juara Olimpiane Musnah karena Rizki Juniansyah Dilarang Bertanding

Kerugian Sangat Besar , Peluang Medali Emas dari Juara Olimpiane Musnah karena Rizki Juniansyah Dilarang Bertanding

27 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.