Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cas HP Semalaman Risiko Meledak! Ikuti Tips Aman Ini

📅 Minggu, 27 Sep 2026, 07:48 WIB | Oleh:
Cas HP Semalaman Risiko Meledak! Ikuti Tips Aman Ini Doc: Istimewa
Ket. Ilustrasi carge Hanphone.

JAKARTA - Mengisi daya ponsel sebelum tidur dan membiarkannya tercolok sepanjang malam sudah menjadi kebiasaan populer bagi banyak orang. Langkah ini dianggap praktis agar baterai langsung terisi penuh saat bangun di pagi hari. Namun, muncul pertanyaan yang sering diperdebatkan: Apakah kebiasaan mengisi daya baterai ponsel semalaman ini berbahaya?

Jawabannya: tidak selalu berbahaya untuk meledak, tetapi dapat merusak kesehatan baterai dan memicu risiko keselamatan jika dilakukan dengan cara yang salah.

Mitos overcharging pada ponsel modern

Secara teknis, smartphone modern sudah dilengkapi dengan baterai Lithium-ion atau Lithium-polymer serta chip manajemen daya pintar. Ketika indikator daya menyentuh angka 100 persen, sistem akan secara otomatis menghentikan aliran listrik utama.

Jadi, anggapan bahwa baterai ponsel akan "meledak" murni hanya karena daya terisi berlebihan (overcharge) adalah hal yang kurang tepat untuk perangkat zaman sekarang.

Risiko nyata yang harus diwaspadai

Meskipun sistem ponsel sudah canggih, membiarkan kabel pengisi daya terhubung selama berjam-jam tetap menyimpan beberapa bahaya tersembunyi:

1. Penurunan umur baterai (degradasi)

Ketika baterai berada di posisi 100 persen dan tetap terhubung ke listrik, ponsel akan melakukan trickle charge (pengisian arus kecil secara berkala untuk menjaga daya tetap penuh). Kondisi ini menempatkan sel baterai pada tegangan tinggi dalam waktu lama, yang mempercepat degradasi atau penurunan kapasitas baterai dari waktu ke waktu.

2. Penumpukan panas (overheating)

Panas adalah musuh utama baterai Lithium-ion. Proses pengisian daya selalu menghasilkan suhu hangat. Jika ponsel diletakkan di tempat yang menahan panas seperti di atas kasur, di bawah bantal, atau tertutup selimut panas tidak bisa terbuang dengan baik dan risiko korsleting hingga potensi kebakaran akan meningkat tajam.

3. Risiko charger tidak standar

Menggunakan kabel atau adaptor non-orisinal (abal-abal) saat ditinggal tidur sangat berbahaya. Charger tanpa standar keselamatan yang jelas rentan mengalami overheating, arus pendek, hingga memicu percikan api.

Tips aman mengisi daya ponsel dengan baik

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Megapolitan
Layanan SIM Keliling Tersed...
Daerah
Cegah Penyelewengan BBM Sub...
Advertisement
WHO Pilih Dirjen Baru, Menkes RI Budi Sadikin dan 5 Kandidat Lain Siap Bersaing

WHO Pilih Dirjen Baru, Menkes RI Budi Sadikin dan 5 Kandidat Lain Siap Bersaing

26 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.