Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bencana Banjir Kembali Melanda Tujuh Kecamatan di Aceh Tenggara

📅 Minggu, 27 Sep 2026, 22:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bencana Banjir Kembali Melanda Tujuh Kecamatan di Aceh Tenggara Doc: Antara
Ket. Salah satu jembatan di Aceh Tenggara yang rusak a ki akibat banjir, Sabtu (26/9/2026).

Banda Aceh - Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) melaporkan sebanyak 13 desa dari tujuh kecamatan di Kabupaten Aceh Tenggara kembali terendam banjir akibat meluapnya air sungai pascadiguyur hujan deras sejak kemarin malam, Sabtu (26/9).

"Tingginya curah hujan di Aceh Tenggara mengakibatkan debit air sungai Lawe Kisam dan Lawe Kinga mengalami peningkatan yang signifikan dan meluap ke pemukiman," kata Kepala Pelaksana BPBA, Bahron Bakti dalam laporannya, di Banda Aceh, Minggu.

Dirinya menyebutkan, adapun wilayah yang terdampak banjir tersebut yakni Desa Terutung Megara Lawe Pasaran dan Kisam Gabungan Kecamatan Lawe Sumur. Lalu, Desa Maha Singkil Kecamatan Bukit Tusam.

Kemudian, Desa Terutung Seperai, Pancar Iman, Kuta Seri, Bambel Gabungan dan Desa Lembah Haji Kecamatan Bambel. Lalu,Desa Kati Maju Kecamatan Ketambe.

Berikutnya, Desa Mbarung dan Batu Mbulan I Kecamatan Babussalam. Desa Simpang Empat Tanjung Kecamatan Darul Hasanah, dan Desa Pulonas Baru Kecamatan Lawe Bulan.

"Musibah banjir ini berdampak terhadap 52 kepala keluarga (KK) atau 203 jiwa. Tidak ada korban jiwa maupun pengungsi," ujarnya.

Bahron menyebutkan, banjir ini telah membuat rusaknya lahan pertanian masyarakat sekitar 40 hektare di Desa Terutung Megara Lawe Pasaran dan sekitarnya. Dan 10 hektare sawah di di Desa Kisam Gabungan.

Selain itu, badan jalan Kutacane - Blangkejeren di Desa Kati Maju Kecamatan Ketambe tertimbun longsor dan menumbangkan tiang listrik PLN.

Lalu, jebolnya tanggul sungai Lawe Kisam hingga air meluap ke pemukiman warga Desa Terutung Megara Lawe Pasaran dan Desa Pancar Iman Kecamatan Bambel.

Kemudian, jalan darurat penghubung dan jembatan Natam-Simpang IV Tanjung serta jembatan Mbarung sebagai akses menuju Kecamatan Lawe Alas juga sudah tidak dapat dilewati akibat hanyut tergerus sungai.

Tak hanya itu, lanjut Bahron, Oprit jembatan Mbarung Datuk - Lawe Sikap juga amblas. Sehingga untuk saat ini jembatan tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda empat.

"Jalan Pulonas Baru menuju Lawe Rutung juga abrasi akibat gerusan arus sungai Lawe Bulan sepanjang kurang lebih 50 meter. Dan sebagian badan jalan pada jembatan rangka baja Biakmuli (jembatan nasional) terlihat mulai amblas," katanya.

Bahron menambahkan, adapun langkah penanganan yang dilakukan oleh BPBD Aceh Tenggara saat ini yaitu mengerahkan anggota TRC (tim reaksi cepat) ke lokasi untuk melakukan pendataan.

Selanjutnya, menurunkan satu unit alat berat eskavator untuk menutup tanggul dan normalisasi sungai Lawe Kisam di Desa Pancar Iman Kecamatan Bambel.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Luar Negeri
Russia Tidak Akan Tinggal D...
Advertisement
Hati-hati! Pengguna iPhone 18, Waspada Kaspersky Deteksi Modus Penipuan Situs Palsu Kuras Rekening

Hati-hati! Pengguna iPhone 18, Waspada Kaspersky Deteksi Modus Penipuan Situs Palsu Kuras Rekening

27 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.