Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Manajemen Ungkap MRT Jakarta Ubah Kawasan Stasiun Menjadi Destinasi Publik

📅 Sabtu, 26 Sep 2026, 14:15 WIB | Oleh:
Manajemen Ungkap MRT Jakarta Ubah Kawasan Stasiun Menjadi Destinasi Publik Doc: Istimewa
Ket. Division Head Property Management, Muhamad Iqbal Bimo Arifianto

JAKARTA – MRT Jakarta tidak hanya membangun layanan transportasi publik, tetapi juga mengembangkan kawasan di sekitar stasiun. Pengembangan tersebut diarahkan menciptakan ruang yang menjadi tujuan masyarakat untuk beraktivitas.

Division Head Property Management MRT Jakarta, Muhamad Iqbal Bimo Arifianto, mengatakan akses dan fasilitas menjadi kunci pengembangan kawasan. Menurut dia, kawasan stasiun dapat berkembang menjadi destinasi ketika masyarakat merasa nyaman beraktivitas.

“Kita mampu memberikan akses yang baik, tempat yang menarik, fasilitas yang nyaman, komunitas yang aktif, maka kawasan tersebut juga menjadi destinasi,” kata Bimo. Pernyataan tersebut disampaikan dalam MRTJ Fellowship Jurnalis di Jakarta, Kamis (24/9).

Bimo mencontohkan Blok M Hub dan Transport Hub Dukuh Atas sebagai kawasan yang telah dikembangkan MRT Jakarta. Kedua kawasan tersebut ditujukan untuk menghidupkan kembali aktivitas di sekitar simpul transportasi.

Kawasan tersebut mencatat jumlah pengunjung sekitar 2.700 hingga 20.000 orang. Pengembangan juga melibatkan ratusan tenan UMKM sebagai bagian dari aktivitas kawasan.

Keberhasilan tersebut menjadi dasar MRT Jakarta mengembangkan sejumlah kawasan lainnya. Pengembangan mencakup kawasan Kota Tua, Kalibesar, Glodok, Thamrin, Blok M, Bundaran HI, Dukuh Atas, dan Lebak Bulus.

Sejumlah proyek tersebut meliputi Combined Building Kota Tua dan The Heritage Hub Kalibesar. MRT Jakarta juga menyiapkan UPK Kota Development, Lada Development, serta XGL Mixed Use Glodok.

Selain itu, terdapat Thamrin Aset Development dan Ultimate Development Blok M. Pengembangan lainnya mencakup Extended Concourse Bundaran HI, Pedestrian Deck Dukuh Atas, serta Lebak Bulus Park & Ride and Mixed Use.

Bimo berharap pengembangan kawasan tidak hanya menghasilkan bangunan yang menarik secara fisik. Menurutnya, kawasan harus memberikan manfaat dan ruang aktivitas bagi masyarakat.

“Karena bagi kami kawasan yang baik bukan kawasan yang hanya bagus secara fisik. Kawasan yang baik juga yang dapat dimanfaatkan untuk masyarakat,” ucap Bimo.

Bimo menyebut setiap aset MRT Jakarta memiliki potensi untuk terus bertumbuh. MRT Jakarta berkomitmen menciptakan ruang yang lebih hidup, bernilai, dan memberikan dampak bagi masyarakat. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...

Dirut Bulog: Stok Beras Nasional Capai 4,8 Juta Ton

41 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Nasional
Dirut Bulog: Stok Beras Nas...
Nasional
Kementerian PPPA Perkuat Pe...
Megapolitan
Dinkes: Cuaca Ekstrem Picu ...

Pemkot Tangerang Perketat Pengawasan TKA

1 jam lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Pemkot Tangerang Perketat P...
Advertisement
WHO Pilih Dirjen Baru, Menkes RI Budi Sadikin dan 5 Kandidat Lain Siap Bersaing

WHO Pilih Dirjen Baru, Menkes RI Budi Sadikin dan 5 Kandidat Lain Siap Bersaing

26 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.