Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pameran Foto Pers 2026 Soroti Kebebasan Pers dan Situasi Dunia

📅 Jumat, 25 Sep 2026, 23:33 WIB | Oleh:
Pameran Foto Pers 2026 Soroti Kebebasan Pers dan Situasi Dunia Doc: ANTARA/Katriana
Ket. Manajer Pameran sekaligus Kurator World Press Photo Mariana Rettore Baptista berbicara kepada media saat pameran World Press Photo 2026 di Kedubes Belanda Jakarta, Jumat (25/9)

JAKARTA -- Pameran Foto Pers Dunia (World Press Photo Exhibition) 2026 yang diselenggarakan Kedutaan Besar Belanda di Jakarta, Jumat, mendorong kepedulian masyarakat terhadap kebebasan pers dan kesadaran mereka terhadap situasi yang berkembang di dunia saat ini.

"World Press Photo mengemban misi memperjuangkan kebebasan pers dan meningkatkan kesadaran terhadap situasi dunia, serta pentingnya cerita yang mengedepankan akurasi dan menggambarkan kondisi pers saat ini," kata Manajer Pameran sekaligus Kurator World Press Photo Mariana Rettore Baptista, saat membuka pameran, di Kedubes Belanda Jakarta, Jumat.

Mariana mengatakan pameran tersebut tidak hanya menampilkan foto-foto yang kuat secara visual, tetapi juga menghadirkan kisah nyata yang penting untuk diketahui publik sekaligus mengajak pengunjung memahami kondisi dunia saat ini.

Dia mengatakan setiap foto yang ditampilkan dalam pameran tersebut diambil oleh fotografer profesional yang bekerja dengan standar tinggi dalam foto jurnalistik dan jurnalistik.

Menurut dia, seluruh kisah yang dihadirkan dalam pameran merupakan peristiwa nyata yang layak dilihat, dibaca, dan diketahui masyarakat.

"Kami ingin masyarakat terhubung dengan cerita yang kami sampaikan melalui foto-foto ini. Kami ingin mereka terlibat dengan isu kebebasan pers dan kisah orang-orang yang direpresentasikan dalam foto-foto tersebut," katanya.

Mariana menjelaskan bahwa pameran World Press Photo tahun ini menghadirkan beragam isu global yang terjadi sepanjang 2025 dan masih memberikan dampak hingga saat ini.

Salah satunya adalah perubahan kebijakan imigrasi Amerika Serikat pada masa awal periode kedua pemerintahan Presiden Donald Trump, serta dampak kebijakan pemangkasan bantuan luar negeri AS terhadap perempuan di Afghanistan dan berbagai wilayah lainnya.

Pameran tersebut juga mendokumentasikan krisis kemanusiaan yang berlangsung di Gaza, serta berbagai persoalan akibat krisis iklim di Filipina, Kepulauan Pasifik, dan sejumlah wilayah lain di dunia.

Menurut dia, keterkaitan antara satu isu dengan isu lainnya menjadi bagian penting dalam penyusunan pameran. Pengunjung diharapkan dapat melihat bahwa berbagai persoalan global tidak berdiri sendiri, melainkan saling berkaitan.

"Sebagai kurator, sangat penting bagi saya untuk memastikan bahwa saya menciptakan sebuah alur cerita," katanya.

Dia mencontohkan isu yang terjadi di Afghanistan dapat berkaitan dengan peristiwa dan kebijakan di AS, demikian pula sebaliknya.

Oleh karena itu, penempatan foto dan penyusunan alur pameran dirancang agar pengunjung dapat memahami keterkaitan antarkisah sekaligus merasakan dampak kemanusiaan yang dihadirkan melalui foto.

Dia mencontohkan karya fotografer Saber Nuraldin tentang Gaza yang menurutnya dapat membantu pengunjung memahami skala dan besarnya krisis kemanusiaan yang dihadapi masyarakat Gaza.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
Timnas Indonesia Libas Singapura 2-0, Ragnar dan Ole Romeny Ngamuk di Gelora Bung Karno

Timnas Indonesia Libas Singapura 2-0, Ragnar dan Ole Romeny Ngamuk di Gelora Bung Karno

25 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.