Trump Tolak Pembentukan Lembaga Global bagi Awasi “AI”

Kamis, 24 Sep 2026, 00:10 WIB

NEW YORK - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, menolak gagasan pembentukan lembaga global untuk mengawasi kecerdasan buatan (AI). Penolakan tersebut disampaikan Trump dalam pidatonya pada Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dilansir dari Politico, Rabu (23/9).

Trump mengatakan AS menolak upaya membangun sistem global untuk mengendalikan AI. Ia menegaskan AS saat ini memimpin dunia dalam inovasi AI dan akan mempertahankan keunggulan tersebut.

Ket. Foto: Presiden Amerika Serikat, Donald Trump — Sumber: X - The White House

Trump juga kembali menyebut kekhawatiran mengenai kemampuan AI yang dapat mengganggu berbagai sektor atau berpotensi berbahaya sebagai sebuah hoaks. Menurut dia, regulasi AI dapat menghambat perkembangan teknologi AS dan memberikan kesempatan bagi Tiongkok untuk berada di depan.

Trump mengatakan pemerintah AS tidak akan menghambat pertumbuhan teknologi AI. Pernyataan Trump disampaikan di tengah meningkatnya pembahasan internasional mengenai pengawasan dan regulasi AI.

Sehari sebelumnya, sebanyak 22 negara mengadopsi deklarasi yang menyatakan AI harus tetap berada di bawah arahan, pengawasan, dan kendali manusia. Deklarasi tersebut juga mengusulkan pembentukan sistem pengawasan global terhadap AI.

Presiden Finlandia, Alexander Stubb, menjadi salah satu penggagas deklarasi tersebut. Ia mengatakan pengaturan AI akan menjadi kepentingan bersama Tiongkok dan AS.

Menurut Stubb, kedua negara dapat memperoleh manfaat dari adanya batasan pengaman terhadap perkembangan AI. Perbedaan pandangan tersebut menunjukkan adanya perdebatan internasional mengenai tata kelola AI.

AS di bawah Trump menekankan inovasi dan pertumbuhan teknologi. Sementara itu, sejumlah negara mendorong pengawasan manusia serta sistem pengamanan global. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.