Tiga Kali Main Tiga Kali Tumbang, Jonatan Christie Minta Maaf Usai Dibantai Shi Yuqi di Final
Kamis, 24 Sep 2026, 16:20 WIBICHINOMIYA -Â Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie menyampaikan permohonan maaf yang mendalam setelah untuk ketiga kalinya berturut-turut gagal menyumbangkan poin pada partai pembuka nomor beregu putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
 Bertanding di Ichinomiya, Aichi, Jepang, tunggal putra peringkat satu dunia tersebut tak kuasa menahan keunggulan wakil China, Shi Yuqi, dua gim langsung dengan skor 13-21, 18-21 pada babak final.
"Saya mengucapkan permohonan maaf karena belum sekalipun menyumbang poin untuk Indonesia. Jujur saya sangat kecewa dengan penampilan saya di partai beregu kali ini," kata Jonatan setelah pertandingan di Ichinomiya, Aichi, Jepang, Kamis (24/9).
Tim beregu putra Indonesia mendapat bye pada babak pertama dan langsung ke  perempat final.
Namun sejak  perempat final sampai final, tunggal putra peringkat satu dunia itu tak pernah menang dari tiga pertandingan yang ia lakoni.
Jonatan mengaku masih kurang maksimal meski sudah mengeluarkan kemampuan terbaik. Ia juga sudah mengevaluasi kesalahan-kesalahan dari dua pertandingan sebelumnya.
Namun hasil laga hari ini membuktikan kerja keras Jonatan tak membuahkan hasil positif.
"Dari main pertama, main kedua, kekalahan demi kekalahan, saya sudah belajar untuk improve. Saya belajar dari kemarin kurangnya apa? Hari ini saya coba lagi tapi ternyata tidak cukup," kata Jonatan.
Jonatan mengaku ingin menenangkan diri dari kekecewaan yang dia alami selama bermain dalam  nomor beregu.
"Saya harap dengan istirahat bisa lebih baik untuk besok di individu," pungkas Jonatan.
- jonatan christie
- asian games 2026
- badminton indonesia
- shi yuqi
Redaktur: alfred
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
PSS Sleman Percaya Diri Bersaing di BRI Super League 2026/2027
-
Peluang Coba LRT, Tarif Hanya Rp8
-
Rela Lepas Asian Games 2026, Ini Alasan Janice Tjen dan Pelti Pertaruhkan Demi Australian Open
-
Bantuan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa Flores
-
BRIN Kembangkan Sistem Monitoring Air Tanah untuk Kurangi Risiko Karhutla di Lahan Gambut
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.