Satu Warga Belum Ditemukan, Pencarian Korban Banjir Bandang Solok Terus Berlanjut
Kamis, 24 Sep 2026, 00:09 WIBSOLOK - Tim gabungan masih melakukan pencarian terhadap satu korban yang dinyatakan hilang setelah banjir bandang menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, hingga Rabu (23/9).
Bupati Solok Jon Firman Pandu mengatakan sebelumnya terdapat dua orang yang dilaporkan hilang akibat bencana tersebut, namun satu korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan dimakamkan pada Rabu.
"Satu sudah ditemukan dan sudah dimakamkan, sementara satu lagi masih dalam pencarian," kata Jon Firman Pandu di Posko Darurat Bencana Kabupaten Solok.
Ia mengatakan tim gabungan masih melakukan penyisiran di sejumlah titik terdampak dengan cakupan pencarian sekitar satu kilometer ke arah bawah dari lokasi bencana.
Menurut dia, penanganan dampak banjir bandang terus dilakukan pemerintah daerah bersama TNI, Polri, Basarnas, Kejaksaan, balai terkait, serta unsur lainnya untuk membantu masyarakat terdampak.
"Sejauh ini tidak terdapat kendala berarti, karena seluruh pihak bekerja secara bersama-sama," ujarnya.
Sementara itu, Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol Mayjen TNI Arief Gajah Mada mengatakan personel TNI tetap disiagakan untuk membantu proses penanganan dan pembersihan wilayah yang terdampak banjir bandang.
Personel juga diarahkan menjangkau wilayah yang belum tersentuh bantuan maupun penanganan, termasuk kawasan yang masih terisolasi akibat material dan dampak bencana.
Ia mengatakan personel yang telah diterjunkan akan tetap siaga mengikuti perkembangan kondisi di lapangan. Apabila dibutuhkan tambahan kekuatan, terdapat cadangan personel dari Jambi yang dapat digeser untuk membantu penanganan di Kabupaten Solok.
Selain personel, TNI menyiapkan dukungan air bersih menggunakan mobil reverse osmosis (RO) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.
Penggunaan mobil tersebut akan disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi masyarakat di lapangan, terutama di kampung-kampung yang terdampak dan mengalami keterbatasan akses air bersih.
Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Solok terus menangani dampak bencana terhadap fasilitas pemerintahan dan pelayanan publik agar aktivitas pelayanan kepada masyarakat tetap dapat berjalan.
Penanganan tersebut dilakukan bersamaan dengan upaya pemulihan kawasan terdampak, distribusi bantuan, pencarian korban, serta pembersihan material banjir bandang di sejumlah lokasi.
- Banjir Bandang
- evakuasi korban
- Banjir Bandang Solok
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Marcellus Widiarto
Berita Terkait:
-
Kapolda Sulut Roycke Harry Langie Pamitan di Apel Terakhir, Dapat Promosi Jadi Astamaops.
-
Pria Tewas Tersengat Listrik di LRT Pancoran, PLN Temukan Gardu Hubung Rusak
-
Kampanye Serentak Pemilihan 26 Kepala Desa, Pemkab Gianyar Bali Beri Ruang Demokrasi hingga Tingkat Desa
-
Banjir Bandang Melanda Solok
-
Banjir Bandang dan Longsor di Nepal Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.