Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pulau Sabutung Pangkep Bergantung pada Kapal Perintis, Ini Cerita di Baliknya

📅 Kamis, 24 Sep 2026, 03:39 WIB | Oleh:

Rasa aman tersebut menjadi penting bagi warga yang tidak memiliki pilihan untuk menghentikan mobilitasnya terlalu lama. Guru tetap harus mengajar, pedagang harus berjualan, dan pelayanan pemerintahan harus berjalan.

Sejak kapal perintis hadir, aktivitas warga Sabutung menjadi lebih lancar.

Kisah Haedar menggambarkan wajah lain dari konektivitas antarpulau. Di atas peta, sebuah rute penyeberangan mungkin hanya terlihat sebagai garis yang menghubungkan satu titik dengan titik lainnya.

Bagi warga pulau, garis itu berarti akses menuju sekolah, kantor pemerintahan, pasar, rumah sakit, hingga pusat perekonomian.

Konektivitas

Peran tersebut menjadi bagian dari perhatian PT ASDP Indonesia Ferry Regional 4 dalam memperkuat konektivitas kawasan Indonesia Timur.

Executive Director ASDP Regional 4 Imran Kuru mengatakan konektivitas menjadi salah satu fokus perusahaan karena wilayah kerja Regional 4 mencakup wilayah yang luas, mulai dari Sulawesi, Maluku, hingga Papua.

Di Regional 4 ini ada 10 cabang, yakni lima cabang di Sulawesi, dua cabang di Maluku, dan tiga cabang di Papua. Karena itu, perusahaan milik negara tersebut  fokus pada penguatan lintasan-lintasan yang bisa meningkatkan konektivitas di wilayah tersebut.

Di Sulsel, salah satu gambaran penting konektivitas itu terlihat pada lintasan Maccini Baji-Pulau Sabutung, Pangkep, atau lintasan Demaga Bajoe, Sulsel-Dermaga Kolaka, Sultra.

Kapal perintis di lintasan tersebut menjadi pilihan masyarakat kepulauan untuk menghubungkan aktivitas mereka dengan daratan. Mobilitas tidak lagi semata-mata bergantung pada kapal kayu atau perahu nelayan.

Konektivitas itu juga menjadi bagian dari upaya menjaga keberlangsungan pelayanan publik di wilayah kepulauan. Guru, seperti Haedar, dapat menjalankan tugas mengajar, sementara ASN dapat tetap menjalankan pekerjaan pemerintahan yang membutuhkan perjalanan lintas pulau.

Bagi pedagang, kapal juga menjadi jalur untuk membawa barang yang nota bene membantu roda ekonomi tetap berjalan. Sementara bagi keluarga, kapal menjadi akses untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Bagi masyarakat umum, kapal menjadi sarana untuk mencapai pusat pelayanan yang berada di daratan.

Sabutung - Bajoe

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...

Ratas Pendidikan Gratis

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Ratas Pendidikan Gratis
Advertisement
Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.