Presiden Argentina Javier Milei Sebut PBB sebagai Organisasi Tidak Berguna
📅 Kamis, 24 Sep 2026, 00:00 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SNEW YORK CITY - Presiden Argentina yang berhaluan kanan dan libertarian, Javier Milei, menyerang Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam pidatonya di hadapan Sidang Umum PBB, pada hari Rabu (23/9).
Milei menyebutnya sebagai "organisasi yang tidak berguna" yang memberi makan "kasta parasit yang sangat arogan".
Dari Buonos Aires Times, Milei menuding lembaga multilateral tersebut telah berkembang menjadi jaringan birokrasi internasional yang berupaya menentukan kebijakan negara-negara anggotanya.
Menurut Milei, PBB telah bergeser dari tujuan awalnya untuk menjaga perdamaian dan melindungi hak-hak manusia.
“Ini telah menjadi raksasa dengan banyak tentakel yang berupaya menentukan tidak hanya apa yang harus dilakukan setiap negara, tetapi juga bagaimana semua warga dunia harus hidup,” kata Milei.
Milei mengaku datang ke forum tersebut untuk memperingatkan dunia mengenai konsekuensi jika PBB terus menjalankan apa yang ia sebut sebagai kebijakan kolektivis.
Presiden yang dikenal dengan pandangan liberal-libertarian itu menuduh PBB mendorong berbagai “kebijakan sosialis” dan agenda ideologis kepada negara anggotanya.
Ia juga menyoroti Agenda 2030 PBB yang mencakup berbagai tujuan pembangunan berkelanjutan, seperti pengentasan kemiskinan ekstrem, penanganan kelaparan, kesetaraan gender dan peningkatan akses pendidikan.
Menurut Milei, tujuan tersebut mungkin memiliki niat yang baik, tetapi implementasinya dinilai berpotensi mengurangi kedaulatan negara.
“Agenda 2030, meskipun memiliki tujuan yang bermaksud baik, tidak lain adalah pemerintahan supranasional yang sosialis,” ujar Milei.
Ia juga menuduh PBB mengabaikan persoalan konflik global dan justru terlalu banyak menghabiskan waktu untuk membuat aturan bagi negara-negara anggotanya.
Milei bahkan menyebut respons terhadap kebijakan lockdown Covid-19 sebagai “kejahatan terhadap kemanusiaan”. Ia juga mengkritik keberadaan Kuba dan Venezuela di Dewan Hak Asasi Manusia PBB.
Meski demikian, Milei mengakui bahwa PBB memiliki catatan penting dalam menjaga perdamaian dunia sejak didirikan pada 1945.
“Penghargaan harus diberikan pada tempatnya,” kata Milei ketika menyinggung keberhasilan PBB menjaga periode relatif damai setelah Perang Dunia II.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!