Ketapang Makin Sibuk! ASDP Perkuat Kelancaran Mobilitas Masyarakat dan Arus Logistik
Kamis, 24 Sep 2026, 04:55 WIBJAKARTA - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan penguatan layanan penyeberangan KetapangâGilimanuk untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat, distribusi logistik, serta mendukung konektivitas antara Pulau Jawa dan Bali.
Corporate Secretary ASDP Windy Andale mengatakan penguatan layanan tersebut dilakukan melalui peningkatan sinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan operasional penyeberangan berlangsung lancar, aman, dan andal.
"ASDP menyambut baik dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam memperkuat penanganan kepadatan di lintasan KetapangâGilimanuk yang berpengaruh langsung terhadap pergerakan masyarakat dan rantai distribusi logistik JawaâBali," kata Windy terkonfirmasi di Jakarta, Rabu.
Windy menyampaikan sebelumnya pihaknya menerima kunjungan kerja Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak ke kawasan Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Selasa (22/9).
Dalam kunjungan tersebut, Emil bersama instansi terkait meninjau sejumlah titik strategis, dimulai dari Pelabuhan Tanjung Wangi, dilanjutkan ke Pelabuhan Ketapang yang dikelola ASDP, hingga Dermaga Bulusan.
Peninjauan dilakukan untuk melihat langsung kondisi di lapangan sekaligus memetakan langkah konkret dalam mengurai kepadatan kendaraan di kawasan Ketapang.
Windy menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur terhadap peningkatan kelancaran layanan di kawasan tersebut.
âKarena itu, penanganannya membutuhkan sinergi seluruh pihak, baik dalam penguatan kapasitas pelabuhan maupun pengelolaan lalu lintas menuju kawasan penyeberangan,â ujar Windy.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, Pemprov Jatim telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp6 miliar untuk pembenahan Dermaga Bulusan.
Penataan kawasan juga diarahkan pada penguatan konektivitas antara area Bulusan dan fasilitas penyeberangan di Pelabuhan Ketapang sehingga pergerakan kendaraan dapat dikelola lebih efektif tanpa menambah beban lalu lintas di jalan raya.
Windy menambahkan, penataan kawasan yang terintegrasi menjadi penting mengingat KetapangâGilimanuk merupakan salah satu lintasan strategis yang menopang mobilitas masyarakat sekaligus distribusi logistik antara Jawa dan Bali.
âDengan dukungan pemerintah dan koordinasi seluruh pemangku kepentingan, kami berharap langkah-langkah yang disiapkan dapat meningkatkan kelancaran layanan, memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi logistik, sekaligus menjaga konektivitas JawaâBali,â tutup Windy.
Ke depan, ASDP akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah, regulator, dan seluruh pemangku kepentingan agar penguatan infrastruktur dan pengelolaan operasional dapat berjalan selaras.
Sinergi tersebut diharapkan dapat mendukung layanan penyeberangan KetapangâGilimanuk yang semakin aman, lancar, dan andal bagi masyarakat maupun pergerakan logistik.
Sementara itu, General Manager ASDP Cabang Ketapang Media Syahrianto mengatakan, penguatan infrastruktur dan konektivitas kawasan perlu berjalan beriringan dengan pengelolaan operasional yang adaptif terhadap kondisi di lapangan.
âDari sisi operasional, kami terus melakukan pengaturan secara dinamis dengan mempertimbangkan volume kendaraan, kesiapan kapal dan dermaga, serta kondisi cuaca dan perairan," katanya.
Langkah itu dilakukan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan dengan tetap menempatkan keselamatan pelayaran sebagai prioritas utama.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Marcellus Widiarto
Berita Terkait:
-
Urai Kepadatan Ketapang-Gilimanuk, Berikut Strategi yang Dilakukan ASDP
-
Amblesan Tanah Jakarta Makin Mengkhawatirkan, Eksploitasi Air Tanah Jadi Sorotan
-
Iran Diperkirakan Tidak Kuat Menahan Lama Sanksi Ekonomi Baru dari AS
-
Berkat Kolaborasi Pemda dengan Pelaku UMKM, Kopi Lembang Tembus Pasar Arab Saudi
-
Pemprov DKI Dorong Rusun Jadi Hunian Layak dengan Konsep One-Stop Living
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.