Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Terseret Kasus Sertifikat Vaksin COVID-19, Xhaka Mendadak Absen Bela Swiss

📅 Selasa, 22 Sep 2026, 02:10 WIB | Oleh:
Terseret Kasus Sertifikat Vaksin COVID-19, Xhaka Mendadak Absen Bela Swiss Doc: Antara foto/Xinhua
Ket. Arsip - Pemain Swiss Granit Xhaka (kedua kanan) berebut bola sundulan dengan Jhon Lucumi (ketiga kanan) dari Kolombia dalam pertandingan babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2026 di BC Place Vancouver, Vancouver, Kanada, Selasa (7/7).

JAKARTA - Granit Xhaka dipastikan absen membela Timnas Swiss pada UEFA Nations League bulan ini setelah gelandang Sunderland tersebut terseret dalam penyelidikan terkait dugaan sertifikat vaksin COVID-19 palsu.

“Dalam beberapa hari terakhir, muncul pemberitaan lama terkait persoalan saya ini. Saya ingin membereskannya sendiri,” ujar Xhaka melalui akun Instagramnya pada Senin (21/9).

Xhaka mengaku saat itu masih memiliki keraguan terhadap vaksin COVID-19. Kondisi tersebut membuatnya mengambil keputusan yang kini ia sesali.

“Terkait vaksin COVID-19, saya pribadi saat itu masih ragu dan berpikir dua kali soal itu. Saya tidak percaya dengan vaksin dan dihantui kekhawatiran serta ketakutan,” kata Xhaka.

“Saat emosi saya tidak stabil, saya memilih membeli sertifikat itu ketimbang bertanya kepada ahlinya. Hari ini saya merasa tindakan itu salah. Itu kesalahan besar. Saya menyesal,” katanya.

Xhaka sebelumnya masuk dalam skuad pelatih Murat Yakin untuk menghadapi Makedonia Utara, Skotlandia, dan Slovenia di Nations League.

Namun, ia kemudian memilih tidak bergabung dengan timnas selama proses investigasi berlangsung.

Kasus tersebut tengah diselidiki Kantor Kejaksaan Luzern dalam beberapa pekan terakhir. Persoalan ini bermula setelah Xhaka dinyatakan positif COVID-19 pada 2022 dan harus menjalani karantina selama sebulan.

Setahun kemudian, Xhaka mendapatkan sertifikat vaksin dari seorang dokter di Luzern yang kini diduga menerbitkan sertifikat secara tidak sah. Pengacara dokter tersebut membantah tuduhan itu dengan menyatakan kliennya memang telah memberikan vaksin kepada Xhaka.

Tiga tahun setelah mendapatkan sertifikat tersebut, Xhaka mengaku bahwa dirinya memperoleh sertifikat vaksin secara cuma-cuma. Ia kemudian menyatakan kesediaannya untuk bertanggung jawab dan bekerja sama dalam proses penyelidikan.

“Saya bertanggung jawab atas keputusan saya, saya berkomitmen penuh menjalani investigasi itu dan bekerja sama penuh dengan otoritas terkait,” ujar Xhaka.

Belum diketahui sanksi apa yang akan dijatuhkan kepada Xhaka bila nantinya dinyatakan bersalah. Klubnya, Sunderland, juga belum memberikan keterangan kepada media lokal Chronicle Live terkait kasus tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
  • Indonesia Kantongi 5 Medali Asian Games
    persaingan ketat, mungkinkah kontingen Indonesia bisa masuk 3 ...
PEMILIHAN UMUM

Partai Putin Menang dalam Pemilu

25 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Partai Putin Menang dalam P...

Tiga Tentara Korsel Terluka Akibat Ledakan di DMZ

40 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Tiga Tentara Korsel Terluka...
Megapolitan
Kebakaran Terminal NPCT1 Ja...
Advertisement
Luke Vickery Hingga Maarten Paes Tiba di Jakarta, Skuad Mewah John Herdman Siap Mengguncang FIFA ASEAN Cup 2026

Luke Vickery Hingga Maarten Paes Tiba di Jakarta, Skuad Mewah John Herdman Siap Mengguncang FIFA ASEAN Cup 2026

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.