Pemkot Bandung Targetkan PAD Tembus 60 Persen demi Kejar Kemandirian Fiskal
📅 Selasa, 22 Sep 2026, 14:30 WIB | Oleh: Ilham SudrajatBANDUNG - Pemerintah Kota Bandung menargetkan peningkatan kemandirian fiskal melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyatakan kontribusi PAD ditargetkan mampu menutup lebih dari 60 persen total pendapatan daerah dalam pembahasan Rancangan APBD Tahun 2027.
Pernyataan tersebut disampaikannya saat memimpin Apel Mulai Bekerja di Plaza Balai Kota Bandung, Senin (21/9).
Untuk mencapai target tersebut, Wali Kota Farhan meminta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bandung lebih kreatif dan agresif dalam menggali berbagai sumber pendapatan yang sah dan berkelanjutan.
"Saya meminta Bapenda terus kreatif dan agresif mencari berbagai macam bentuk peningkatan pendapatan asli daerah," ujar dia.
Menurut Wali Kota Farhan, peningkatan PAD menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat kemampuan keuangan daerah dalam membiayai pembangunan dan pelayanan publik.
Namun, ia mengatakan, upaya peningkatan pendapatan harus dibarengi dengan penguatan integritas dan pengawasan yang ketat. "Jangan sampai peningkatan pendapatan justru menimbulkan persoalan baru. Integritas harus menjadi dasar dalam setiap proses pengelolaan pendapatan daerah," kata dia.
Selain mengoptimalkan penerimaan dari sektor pajak dan retribusi, Wali Kota Farhan mendorong lahirnya berbagai inovasi yang mampu memperluas basis pendapatan daerah tanpa membebani masyarakat.
Melalui penguatan PAD, Wali Kota Farhan berharap memiliki ruang fiskal yang lebih besar untuk mempercepat pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mewujudkan berbagai program prioritas Bandung Utama.
"Kita ingin membangun kemandirian fiskal yang kuat, tetapi harus dicapai dengan cara yang transparan, profesional, dan akuntabel," tutur dia.
Perlu diketahui, pada Rancangan APBD 2027, Pemkot Bandung targetkan raih pendapatan daerah hingha Rp7,46 triliun. Jumlah tersebut meningkat 3,74 persen dibandingkan pendapatan pada APBD 2026. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!