Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Bandung Siapkan Penguatan Ekosistem Wisata dan Perdagangan

📅 Selasa, 22 Sep 2026, 14:23 WIB | Oleh:
Pemkot Bandung Siapkan Penguatan Ekosistem Wisata dan Perdagangan  Doc: Humas Kota Bandung
Ket. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan (depan)

BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung terus meningkatkan penguatan ekosistem perdagangan dan pariwisata seiring kembali beroperasinya Bandara Internasional Husein Sastranegara. Salah satu kawasan yang dipersiapkan untuk menangkap peluang tersebut yakni Pasar Baru Trade Center.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyebutkan Bandara Husein dan Pasar Baru memiliki keterkaitan yang kuat dalam mendukung pergerakan ekonomi Kota Bandung. Kembali aktifnya penerbangan dari Bandara Husein dinilai menjadi momentum bagi para pedagang untuk meningkatkan kesiapan menghadapi kunjungan wisatawan.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Farhan saat menghadiri Silaturahmi Akbar dan Syukuran Pedagang Pasar Baru Trade Center Kota Bandung bersama Bandara Internasional Husein Sastranegara di Pasar Baru Trade Center, Senin (21/9) lalu.

“Dari dulu kita meyakini bahwa Bandara Husein dengan Pasar Baru itu memiliki hubungan darah. Artinya apa? Kalau sampai Bandara Husein distop, maka Pasar Baru kehabisan darah,” ujar Wali Kota Farhan.

Menurut dia, reaktivasi Bandara Husein harus diikuti kesiapan sektor perdagangan dan pariwisata. Para pedagang diminta terus berinovasi agar Pasar Baru mampu menjadi tujuan belanja yang menarik bagi wisatawan yang datang ke Bandung.

“Tanpa kesiapan para pedagang tentu nanti akan percuma juga kalau nanti para turis datang ke sini ngelihat kok sepi, barangnya enggak ada, enggak ada yang bagus. Jadi kitanya mesti siap untuk menangkap para calon konsumen kita,” kata dia.

Wali Kota Farhan juga membuka peluang pengembangan layanan shuttle yang menghubungkan Bandara Husein dengan Pasar Baru. Gagasan tersebut dapat dikembangkan bersama Koperasi Angkutan Masyarakat (Kopamas) maupun pengelola dan pedagang Pasar Baru.

“Kalau usulan ada shuttle dari Pasar Baru ke Bandara bolak-balik, saya rasa akan menarik juga kalau kita tawarkan kepada Kopamas,” ujar dia.

Menurut Wali Kota Farhan, konektivitas tersebut dapat menjadi bagian dari ekosistem perekonomian Kota Bandung, sekaligus memberikan kemudahan bagi wisatawan untuk langsung menuju pusat perdagangan setelah tiba di Bandung.

Selain konektivitas bandara, Wali Kota Farhan menyampaikan adanya gagasan untuk mengembangkan kawasan pusat kuliner malam kelas dunia di sepanjang Jalan Otista, kawasan Pasar Baru hingga Pecinan Lama.

Rencana tersebut akan diikuti dengan penataan sejumlah infrastruktur pendukung, termasuk jalan, penerangan jalan umum (PJU), serta marka jalan. Penataan juga akan diselaraskan dengan pembangunan Bus Rapid Transit (BRT) di Kota Bandung.

Wali Kota Farhan mengatakan, peningkatan kualitas infrastruktur menjadi bagian dari upaya membangun kawasan yang lebih terintegrasi dan mampu mendukung aktivitas ekonomi, pariwisata, serta mobilitas masyarakat.

“Ini merupakan bagian dari upaya kita melakukan pembangunan fisik yang sesuai dengan program yang selaras dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kota,” kata dia.

Sementara itu, Ketua Himpunan Pedagang Pasar Baru Bandung, Iwan Suhermawan, menyambut baik peluang tersebut. Ia meminta Pemkot Bandung memastikan infrastruktur di sekitar kawasan Pasar Baru semakin mendukung aktivitas perdagangan dan kunjungan wisatawan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Ekonomi
Harga Daging Sapi di Goront...
Daerah
Pemkot Bandung Siapkan Tekn...
Advertisement
Banjir Bandang Terjang Arosuka, Jalan Solok-Padang Putus Sementara.

Banjir Bandang Terjang Arosuka, Jalan Solok-Padang Putus Sementara.

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.