Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur Khofifah Dorong Produktivitas Sapi Perah di Jawa Timur

📅 Selasa, 22 Sep 2026, 15:23 WIB | Oleh:
Gubernur Khofifah Dorong Produktivitas Sapi Perah di Jawa Timur Doc: antara foto
Ket. Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa

SURABAYA - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa mendorong pengembangan sapi perah melalui peningkatan produktivitas, kualitas bibit, ketersediaan pakan, dan nilai ekonomi.

"Saya merasa bahwa proses yang dilakukan cukup bagus. Kandangnya bersih dan produktivitasnya juga tinggi. Oleh karena itu, UPT (Pembibitan Ternak dan Hijauan Makanan Ternak) ini juga sudah memberikan PAD (Pendapatan Asli Daerah) kepada Pemprov Jawa Timur," ujarnya dalam keterangan diterima di Surabaya, Senin (22/9).

UPT PT dan HMT Batu saat ini mengelola sekitar 130 ekor sapi, terdiri atas 72 sapi dewasa, 28 sapi dara, dan 30 pedet. Dari 72 sapi dewasa, sebanyak 40 ekor merupakan sapi laktasi dan 32 lainnya nonlaktasi.

Produktivitas sapi laktasi mencapai 25-30 liter susu per ekor per hari. Dengan 40 sapi laktasi, produksi susu mencapai sekitar 600 liter per hari.

Produksi tersebut dipasarkan dan berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Jawa Timur sekitar Rp1 miliar per tahun.

Kontribusi tersebut juga berasal dari agrowisata ternak, benih rumput, serta produk hilirisasi susu seperti keju, susu pasteurisasi, dan stik keju.

Khofifah berharap populasi sapi perah di UPT PT dan HMT Batu dapat ditingkatkan dari sekitar 130 ekor menjadi 200 ekor karena didukung lahan yang cukup luas.

"Mudah-mudahan kita bisa meluaskan dari 130 menjadi 200 ekor yang ada di UPT Kota Batu ini karena areanya cukup luas," harapnya.

Ia mengatakan peningkatan populasi perlu diiringi dengan penguatan produktivitas dan kualitas bibit serta ketersediaan pakan. Menurut dia, pengelolaan hijauan makanan ternak menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan budidaya sapi perah.

UPT PT dan HMT Batu memiliki lahan sekitar 13 hektare, dengan sekitar 9,5 hektare telah dimanfaatkan. Sekitar 2 hektare digunakan untuk bangunan, sedangkan sekitar 7 hektare dimanfaatkan sebagai lahan hijauan makanan ternak.

Salah satu hijauan yang dikembangkan adalah rumput gajah yang dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak sekaligus mendukung penyediaan bibit atau stek rumput gajah bagi pengembangan hijauan makanan ternak.

Kebutuhan hijauan makanan ternak bagi sapi yang dikelola UPT tersebut mencapai sekitar 1.300 ton per tahun.

Selain menjadi pusat pembibitan dan budidaya ternak, UPT PT dan HMT Batu juga menjadi tempat praktik siswa dan mahasiswa serta sarana penelitian mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan dan Fakultas Peternakan dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Secara kelembagaan, UPT PT dan HMT melaksanakan sebagian tugas teknis Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dalam bidang pembibitan, pemuliabiakan, budidaya ternak, serta pengembangan hijauan makanan ternak bagi masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Luar Negeri
KBRI Ungkap Puluhan WNI ber...

Mendulang emas di Sungai Mahakam

25 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Mendulang emas di Sungai Ma...

Produksi ikan kering di Maumere turun

25 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Produksi ikan kering di Mau...

Pameran benda seni jaranan di Trenggalek

30 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pameran benda seni jaranan ...
Nasional
Bupati Pati nonaktif Sudewo...
Nasional
Kepala Bapanas: Pemerintah ...

Kejuaraan hadang tingkat pelajar

40 menit yang lalu | Wahyu AP

Rona
Kejuaraan hadang tingkat pe...
Daerah
Bantuan alsintan modern unt...
Advertisement
Kepala Bapanas: Pemerintah Tak Beri Ruang Bagi Mafia Beras

Kepala Bapanas: Pemerintah Tak Beri Ruang Bagi Mafia Beras

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.