Dinkes Kota Tangerang Ingatkan Warga agar Jangan Bakar Sampah Sembarangan
📅 Selasa, 22 Sep 2026, 14:10 WIB | Oleh: Ilham SudrajatTANGERANG - Kebiasaan membakar sampah secara terbuka masih perlu menjadi perhatian, terutama saat kondisi cuaca panas dan kering. Selain berpotensi memicu kebakaran, asap hasil pembakaran sampah dapat mencemari udara dan meningkatkan risiko gangguan kesehatan, khususnya pada sistem pernapasan.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang, dr Dini Anggraeni, mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan. Asap pembakaran dapat mengandung berbagai zat pencemar yang apabila terhirup dapat masuk ke saluran pernapasan dan mengganggu kesehatan.
”Salah satu polutan yang perlu diwaspadai adalah particulate matter (PM2.5) yakni partikel berukuran sangat kecil yang dapat masuk lebih jauh ke dalam saluran pernapasan. Paparan polusi udara dalam jumlah maupun durasi tertentu dapat meningkatkan risiko munculnya gangguan kesehatan,” papar dr Dini, Selasa (22/9).
Ia mengingatkan masyarakat untuk tidak menganggap pembakaran sampah sebagai aktivitas yang sepele. Menurut dia, asap yang dihasilkan dapat menyebar ke lingkungan sekitar dan ikut terhirup oleh orang lain.
"Masyarakat kami imbau untuk tidak membakar sampah secara terbuka. Asapnya dapat mengganggu kualitas udara dan berisiko terhadap kesehatan, terutama bagi kelompok yang rentan terhadap paparan polusi udara," ujar Dini.
Kelompok yang perlu mendapat perhatian lebih antara lain anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta masyarakat yang memiliki gangguan atau sensitivitas pada saluran pernapasan. Karena itu, menjaga kualitas udara di lingkungan tempat tinggal menjadi bagian penting dari upaya menjaga kesehatan bersama.
Dinkes juga mengingatkan masyarakat untuk mengurangi aktivitas yang dapat memperburuk kualitas udara. Jika menemukan lingkungan dengan asap atau pembakaran sampah, warga dapat menghindari sumber asap dan memastikan sirkulasi udara di dalam rumah tetap baik.
”Masyarakat dianjurkan mengelola sampah dengan cara yang lebih aman, seperti melakukan pemilahan dari rumah dan memanfaatkan layanan pengelolaan sampah yang tersedia. Sampah yang masih memiliki nilai guna juga dapat dipilah untuk didaur ulang atau disalurkan melalui bank sampah,” pungkas dia. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!