Bupati Terjaring OTT KPK, Inspektorat Bolmut Buka Suara Soal Penggeledahan dan Penyegelan
Selasa, 22 Sep 2026, 01:05 WIBMANADO -Â Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Sirajudin Lasena beserta 13 orang lainnya di tiga wilayah berbeda.
"Saya saat ini masih di kantor, kami masih menunggu keterangan resmi dari KPK," kata Inspektur Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Khristanto Nani di Manado, Senin (21/9).
Nani mengatakan, pihaknya sebagai Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) tidak memberikan informasi di luar yang menjadi kewenangan.
"OTT masih simpang siur karena kejadiannya di Jakarta, sementara saya posisinya di daerah. Jadi tidak elegan lah kami dari inspektorat mengeluarkan pernyataan melebihi instansi yang lebih berwenang," katanya menambahkan.
Prinsipnya menurut Nani, tidak membenarkan atau membantah proses yang sementara dilakukan, tapi menghormati azaz praduga tak bersalah.
Dia juga belum bisa memastikan adanya penyegelan beberapa kantor instansi seperti dinas pendidikan dan dinas pekerjaan umum seperti informasi yang sudah beredar karena dirinya beraktivitas di kantor.
Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai sejumlah ratusan juta rupiah dari operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena.
Tim mengamankan barang bukti, di antaranya uang tunai dalam bentuk rupiah dengan total senilai ratusan juta rupiah, kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin.
Budi menjelaskan uang tersebut disita KPK dari sejumlah pihak di Jakarta, Sulawesi Utara, dan Gorontalo.
Sebagian diamankan di Jakarta beserta pihak-pihak yang diamankan. Kemudian sejumlah uang lain diamankan di wilayah Sulawesi Utara ataupun di Gorontalo.
Kendati demikian, dia mengatakan KPK baru bisa mengungkapkan angka detail dari uang yang disita tersebut pada kesempatan berikutnya.
Sirajudin Lasena ditangkap bersama empat orang lainnya di Jakarta, sementara delapan orang lainnya ditangkap di Sulawesi Utara, sedangkan seorang lainnya di Gorontalo.
Sementara itu, KPK menduga OTT tersebut terkait dugaan korupsi pada proyek Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.
- kpk
- ott kpk
- bupati bolmut
- dinas putr bolmut
- bolaang mongondow utara
Redaktur: alfred
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Polda Metro Jaya Benarkan Laporan Dugaan Penistaan Agama terhadap Vokalis Band
-
KPK dan Mendagri Ingatkan Penyalahgunaan Wewenang Berdampak Luas, Kepala Daerah Jatim-Bali Diminta Introspeksi
-
Daftar Penampil dan Harga Tiket Pestapora 2026, Buruan Beli Disini!
-
Berantas Mafia Pangan, Satgas Pangan Tetapkan 39 Tersangka Kasus Perberasan
-
Tekiro Pecahkan Rekor Dunia Guinness lewat Kompetisi Mekanik Otomotif Terbesar Libatkan 89 Ribu Siswa SMK
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.