Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menkeu Suahasil Minta Pajak dan Bea Cukai Lebih Tajam Baca Risiko Ekonomi

📅 Senin, 21 Sep 2026, 12:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menkeu Suahasil Minta Pajak dan Bea Cukai Lebih Tajam Baca Risiko Ekonomi Doc: Antara
Ket. Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara usai menghadiri pelantikan pejabat tinggi pratama dan Sekretariat KSSK di Jakarta, Senin (21/9).

Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara meminta para pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) mampu membaca perkembangan ekonomi Indonesia, memahami perilaku wajib pajak, serta menerjemahkannya menjadi keputusan yang tepat.

“Target penerimaan sangat penting dan kita penting untuk membangun sistem perpajakan yang kredibel, adil, dan mampu menopang keuangan negara secara berkelanjutan,” kata Suahasil saat melantik pejabat pimpinan tinggi pratama dan Sekretariat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Jakarta, Senin (21/7).

Kepada pejabat DJBC, Suahasil meminta pengawasan diperketat untuk mencegah berbagai aktivitas ilegal dengan menerapkan pendekatan berbasis risiko.

Menurut dia, pengawasan tidak seharusnya hanya dilakukan setelah pelanggaran terjadi, tetapi dimulai sejak awal dengan membaca pola kegiatan ekonomi yang berpotensi menimbulkan pelanggaran.

“Saya minta pengawasan Direktorat Jenderal Bea Cukai menjadi semakin tajam, berbasis risiko, mampu membaca pola, bukan hanya menindak setelah pelanggaran terjadi. Jadi harus mulai dari awal, dari dulunya, dari kegiatan ekonominya diperhatikan, dan karena itu kita mengurangi nantinya kegiatan-kegiatan ilegal yang tidak perlu,” ujarnya.

Selain menjalankan fungsi pengawasan, Suahasil mengingatkan DJBC memiliki peran dalam mengumpulkan penerimaan negara, terutama melalui aktivitas ekspor.

Sementara kepada pejabat Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb), Menkeu meminta pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap dijaga sebagai instrumen yang turut menggerakkan perekonomian nasional.

Suahasil juga meminta pejabat Sekretariat KSSK memperkuat koordinasi antarpilar KSSK yang terdiri atas Kementerian Keuangan, Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Menurut dia, Sekretariat KSSK tidak cukup hanya berperan sebagai pengelola forum, tetapi harus menjadi penggerak koordinasi antarlembaga.

“Di dalam beberapa rapat terakhir kita mulai melibatkan elemen penting dari pengelolaan republik ini, yaitu Danantara, maka harus bisa dikoordinasikan sejak awal, bukan hanya sekadar menjadi penyelenggara rapat tetapi menjadi betul-betul penggerak koordinasi,” jelasnya.

Ia menegaskan koordinasi KSSK harus dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari memantau kondisi ekonomi, mengidentifikasi risiko, bertukar informasi antarinstansi, hingga menyiapkan sistem peringatan dini.

“Artinya harus dilakukan secara berkelanjutan, dari sejak memantau kondisi ekonomi, membaca risiko, menghubungkan informasi antar lembaga, menyiapkan early warning, dan memastikan tiap rapat menghasilkan tindak lanjut dan monitoring,” kata Menkeu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
  • Indonesia Kantongi 5 Medali Asian Games
    persaingan ketat, mungkinkah kontingen Indonesia bisa masuk 3 ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Megapolitan
Viral Pria Tendang Wanita d...

Sleman Selalu Stabil, Tak Ada Masalah, Jangan Khawatir

42 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Sleman Selalu Stabil, Tak A...

Para Aparatur Diminta Terus Mendisiplinkan Diri dalam Bekerja

47 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Para Aparatur Diminta Terus...
Advertisement
TNI AD Siapkan 5 Kodam Baru, Jenderal Maruli Jelaskan Lokasinya

TNI AD Siapkan 5 Kodam Baru, Jenderal Maruli Jelaskan Lokasinya

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.