Menengs dan Katabroto Dorong Banjar Jadi “Kota Afiliat”, Buka Peluang Baru bagi UMKM dan Masyarakat.
📅 Senin, 21 Sep 2026, 17:34 WIB | Oleh: Yebdi TrismarPerjalanan karier Hendra tidak selalu berjalan mulus. Ia pernah bekerja di sektor ritel, kemudian mencoba membangun usaha sendiri hingga menghadapi kebangkrutan. Untuk tetap memenuhi kebutuhan keluarga, Hendra sempat bekerja sebagai pengemudi ojek online.
Perubahan terjadi setelah ia pindah ke Bogor dan mulai mengenal dunia content creator serta affiliate marketing.
Sekitar 11 bulan terakhir, Hendra menekuni dunia affiliate dan menjadikannya sebagai bagian penting dalam perjalanan ekonominya. Pengalaman tersebut kemudian mendorongnya untuk berbagi pengetahuan kepada masyarakat, khususnya mereka yang ingin mulai memanfaatkan teknologi digital untuk mendapatkan peluang pendapatan tambahan.

“Semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk maju, baik afiliator maupun seller. Yang terpenting adalah kemauan untuk belajar, memahami strategi dan mengikuti aturan dalam berjualan sebagai afiliator,” ujar Katabroto.
Menurutnya, affiliate marketing dapat menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat yang ingin memulai aktivitas pemasaran digital dengan hambatan modal yang relatif lebih rendah. Namun, keberhasilan tetap membutuhkan proses, konsistensi, kemampuan membuat konten, serta pemahaman terhadap mekanisme dan aturan platform.
“Berstatus pengangguran pun bukan berarti tidak memiliki peluang. Dengan memanfaatkan handphone dan platform digital, seseorang bisa belajar membuat konten, mempromosikan produk dan memperoleh komisi dari penjualan. Tetapi semuanya tetap membutuhkan proses dan kerja keras,” katanya.
Banjar Punya Potensi Besar
Kepala Bagian Perekonomian, Sumber Daya dan Pembangunan Setda Banjar, Neneng Widya Hastuti, mengapresiasi inisiatif Menengs yang menghadirkan edukasi affiliate kepada masyarakat.
Menurutnya, Kota Banjar memiliki potensi UMKM yang dapat dikembangkan melalui kanal pemasaran digital.
“Banjar memiliki banyak potensi UMKM yang layak dipasarkan melalui affiliate. Menengs mengadakan pelatihan dan menghadirkan afiliator serta mentor berpengalaman. Ini menjadi terobosan yang positif,” ujar Neneng.
Ia berharap semakin banyak masyarakat Kota Banjar yang memahami pemasaran digital sehingga produk UMKM lokal dapat memiliki akses pasar yang lebih luas.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!