- Home
-
- Luar Negeri
-
- Ambisi Besar Putin Sulap B...
Ambisi Besar Putin Sulap Bandara Russia Jadi Lebih Modern
Minggu, 20 Sep 2026, 21:03 WIBISTANBUL - Presiden Russia Vladimir Putin mengatakan negaranya perlu memperluas dan memperbarui armada pesawat, serta infrastruktur bandara dalam negeri.
Dalam konferensi video saat upacara penandatanganan perjanjian antara maskapai penerbangan nasional Russia Aeroflot dan perusahaan pertahanan milik negara Rostec terkait pengadaan 90 pesawat MC-21, Sabtu (19/9), Putin mengatakan proyek-proyek pembangunan gedung terminal baru serta peningkatan infrastruktur lapangan terbang dan perbatasan telah diselesaikan di beberapa wilayah.âââââââ
Putin mengatakan jaringan penerbangan yang maju menjadi sangat penting bagi Russia untuk menghubungkan berbagai wilayah dan memastikan aksesibilitas ke daerah terpencil, termasuk di Arktik, Siberia, dan Timur Jauh.
"Tentu saja, bandara-bandara modern juga memberikan dorongan bagi perekonomian daerah, mendorong pertumbuhan perdagangan, aktivitas bisnis, dan, tentu saja, pariwisata. Bandara-bandara tersebut juga memastikan kualitas layanan yang lebih baik dan proses penanganan penumpang yang lebih cepat," ucap Putin.
Dengan mempertimbangkan hal itu, lanjut Putin, Russia secara sistematis meningkatkan infrastruktur bandara. Dia menambahkan 20 landasan pacu dan 26 kompleks terminal di seluruh negeri telah mulai beroperasi sejak 2021.
Lebih lanjut dia mengatakan terminal-terminal baru telah dibuka di sejumlah kota, termasuk Petropavlovsk-Kamchatsky, Khabarovsk, Magadan, Novosibirsk, dan Cheboksary, serta menyatakan bahwa pekerjaan itu dilakukan melalui kombinasi pendanaan negara dan investasi sektor swasta.
"Kami akan terus memberikan segala dukungan yang diperlukan bagi para investor," katanya.
Dia menambahkan setidaknya ada 75 bandara di Russia akan dimodernisasi pada 2030, yakni mencakup lebih dari sepertiga total jaringan bandara Russia.
Putin juga menekankan perlunya memperluas dan memperbarui armada pesawat Russia, seraya menyebut masalah tersebut sebagai hal yang memiliki kepentingan mendasar.
Sementara itu, kontrak pengadaan 90 pesawat MC-21 untuk Aeroflot, menurut Putin, merupakan langkah yang sangat signifikan ke arah modernisasi tersebut.
Dia mengatakan bahwa kontrak itu akan memberikan beban kerja substansial bagi produsen pesawat serta para pemasok dan kontraktor mereka.
"Saya berharap kontrak ini dilaksanakan secara ketat sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan, tanpa penundaan atau gangguan," kata Putin.
Menurut Rostec, pengiriman 90 pesawat MC-21 ke Aeroflot dijadwalkan berlangsung pada 2029-2032 dan itu merupakan kontrak terbesar dalam sejarah penerbangan sipil di Russia.
"Kesepakatan tersebut tidak hanya mencakup pengiriman pesawat, tetapi juga simulator penerbangan, pelatihan bagi pilot dan personel darat, serta dukungan teknis untuk pesawat tersebut," demikian menurut Rostec. Ant
- Bandara
- Vladimir Putin
- pesawat terbang
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
Berita Terkait:
-
Kekayaan Budaya Indonesia Jadi Modal Desainer Grafis Hasilkan Karya Berkarakter & Bersaing di Pasar Global
-
Tak Ada Ampun, 8,5 Tahun untuk Mantan Bupati Pati Sudewo
-
Rantai Nilai EV-Biofuel Digenjot, Hilirisasi Rendah Karbon Dipacu
-
PLN Batam secara Bertahap Pulihkan Gangguan Kelistrikan dengan Prioritas Objek Vital
-
Sambut HUT TNI, Perum Bulog Sumatera Utara Pasok 60 Ton Beras Perluas Akses Pangan
-
Ukrania Sebut 30 Warga Sipil Tewas Akibat Serangan Bom Udara Rusia di Kramatorsk
-
Memperkuat Pencegahan Stunting Melalui Posyandu
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.