Nairobi Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Atletik 2029, Catat Sejarah Baru Afrika
📅 Rabu, 16 Sep 2026, 00:10 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraPARIS — Nairobi, Kenya, mencatat sejarah baru dalam dunia atletik. Ibu kota Kenya tersebut ditetapkan sebagai tuan rumah Kejuaraan Dunia Atletik 2029, sekaligus menjadi kota Afrika pertama yang dipercaya menggelar ajang bergengsi tersebut.
Keputusan itu diumumkan World Athletics pada hari Selasa (15/9) setelah rapat Dewan World Athletics di Budapest, Hungaria. Nairobi mengungguli tiga kandidat lainnya, yakni London, Munich, dan Roma.
Sementara itu, Munich, Jerman, ditunjuk sebagai tuan rumah Kejuaraan Dunia Atletik 2031. Adapun edisi 2027 sebelumnya telah ditetapkan berlangsung di Beijing, Tiongkok.
Presiden World Athletics Sebastian Coe mengatakan proses pemilihan tuan rumah tidak mudah karena seluruh kandidat mengajukan proposal yang sangat kuat.
“Kami beruntung memiliki empat proposal luar biasa untuk 2029 dan 2031. Ini bukan keputusan yang mudah bagi Dewan,” kata Coe dalam konferensi pers.
Menurut mantan pelari Inggris tersebut, keputusan itu membuat tiga edisi Kejuaraan Dunia Atletik berikutnya akan berlangsung di tiga benua berbeda, yakni Asia, Afrika, dan Eropa.
“Keputusan Dewan hari ini berarti kami dapat menggelar Kejuaraan Dunia Atletik di Asia, Afrika, dan Eropa dalam tiga edisi berikutnya,” ujarnya.
Penunjukan Nairobi memiliki arti historis bagi atletik dunia. Untuk pertama kalinya, Kejuaraan Dunia Atletik akan digelar di benua Afrika.
Coe menyebut Nairobi mengajukan proposal yang kuat sekaligus memiliki nilai emosional yang besar.
“Membawa kejuaraan kami ke Afrika untuk pertama kalinya akan menjadi sesuatu yang bersejarah. Nairobi telah mengajukan proposal yang meyakinkan dan emosional,” kata Coe.
Menurut dia, World Athletics memang ingin membawa kejuaraan dunia ke Afrika, tetapi harus menunggu momentum yang tepat dengan tuan rumah, proposal, dan kondisi yang benar-benar mendukung.
“Penting bagi kejuaraan dunia untuk datang ke Afrika ketika kami memiliki tuan rumah yang tepat, proposal yang tepat, dan kondisi yang tepat,” katanya.
“Nairobi telah menunjukkan dengan tegas bahwa inilah momentum mereka untuk mempercepat perkembangan olahraga kami di Kenya dan seluruh Afrika, sekaligus meninggalkan warisan yang mampu menginspirasi sebuah benua.”
Kenya sebelumnya gagal mendapatkan hak tuan rumah Kejuaraan Dunia Atletik 2025. Namun, negara yang memiliki tradisi kuat dalam nomor lari jarak menengah dan jauh itu telah berpengalaman menggelar sejumlah kompetisi internasional.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!