Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Aduan Jalan Rusak Garut Membanjir, Dedi Mulyadi Pertanyakan Alokasi Anggaran 2026

📅 Senin, 14 Sep 2026, 03:40 WIB | Oleh:
Aduan Jalan Rusak Garut Membanjir, Dedi Mulyadi Pertanyakan Alokasi Anggaran 2026 Doc: Antara Foto
Ket. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan keterangan di Bandung.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) merespons keras banyaknya aduan masyarakat terkait jalan rusak di Kabupaten Garut dengan membeberkan timpangnya alokasi anggaran pembangunan jalan yang dipatok Pemerintah Kabupaten Garut pada 2026.

Dedi di Bandung, Minggu, mengungkapkan bahwa dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Garut 2026, Pemprov Jabar sebenarnya telah merekomendasikan alokasi pembangunan jalan sebesar 7 persen atau senilai Rp360 miliar dari total APBD.

Namun, pada realisasinya, Pemkab Garut hanya mengalokasikan Rp105 miliar atau 2,2 persen dari total APBD untuk pembangunan jalan, jembatan, serta penerangan jalan umum (PJU).

"Dari angka tersebut (Rp105 miliar), alokasi untuk pembangunan jalan hanya Rp80 miliar. Tidak mungkin memperbaiki jalan yang begitu luas hanya Rp80 miliar sampai 105 miliar dengan PJU," kata Dedi.

Menyikapi minimnya porsi anggaran tersebut, Pemprov Jabar mengambil langkah cepat dengan segera memanggil Bupati Garut beserta Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Garut ke Bandung.

Dalam pertemuan mendatang, KDM menegaskan akan meminta Pemkab Garut melakukan perubahan APBD 2026 agar disesuaikan dengan instruksi serta ketentuan yang direkomendasikan gubernur.

Langkah tegas ini diambil demi menjamin hak masyarakat Garut dalam menikmati infrastruktur jalan yang memadai dan mulus.

Sebelumnya pada 20 Agustus 2026, ribuan warga Kabupaten Garut dari Kecamatan Banjarwangi, Singajaya, dan Peundeuy bersama ratusan sopir angkutan elf melakukan unjuk rasa di kantor DPRD Kabupaten Garut.

Mereka memprotes akses jalan utama Garut Selatan yang rusak selama kurang lebih 11 tahun sehingga mengganggu mobilitas warga dan mereka juga mengancam opsi pemekaran wilayah jika tidak ada untuk memperbaikinya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah that's right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Nasional
BMKG: Hari Ini Berpotensi T...
Daerah
Makassar Buka Audisi Terbuk...
Nasional
BMKG Ingatkan Warga Tajung ...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.