Zverev Singkirkan Van de Zandschulp, Melaju ke Semifinal US Open
📅 Jumat, 11 Sep 2026, 00:13 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraNEW YORK – Alexander Zverev semakin dekat dengan ambisinya meraih gelar Grand Slam kedua. Petenis Jerman itu memastikan tiket ke semifinal US Open setelah mengalahkan wakil Belanda, Botic van de Zandschulp, dalam tiga set, 6-2, 7-5, 6-1, Kamis (10/9).
Kemenangan tersebut menjadi langkah penting bagi Zverev dalam perburuan gelar di Flushing Meadows. Di semifinal, unggulan teratas itu akan menghadapi petenis Russia, Karen Khachanov.
Zverev, 29 tahun, sempat mengawali kiprahnya di US Open dengan performa yang kurang meyakinkan. Namun, juara French Open tersebut perlahan menemukan kembali permainan terbaiknya seiring berjalannya turnamen.
“Saya rasa Anda bisa melihat pada dua pertandingan pertama, saya benar-benar tidak bermain bagus,” kata Zverev.
“Di turnamen lain, mungkin saya sudah tersingkir pada babak pertama. Tetapi di sini saya bisa berjuang untuk bangkit, bermain dalam format lima set, bahkan bertanding selama empat setengah jam. Saya mulai bermain lebih baik sepanjang turnamen dan tentu saja sangat senang bisa mencapai semifinal di sini.”
Pencapaian Zverev tahun ini terbilang istimewa. Ia berhasil mencapai semifinal di keempat turnamen Grand Slam yang telah dimainkan sepanjang musim. Zverev juga menjadi satu-satunya juara Grand Slam yang masih bertahan di sektor tunggal putra US Open.
“Saya sama sekali tidak menganggapnya sebagai sesuatu yang bisa diterima begitu saja,” ujar Zverev.
“Saya tahu semuanya bisa berubah dalam sekejap dalam tenis. Saya pikir kepercayaan diri adalah sesuatu yang sangat penting, tetapi juga bisa hilang dengan sangat cepat.”
Bertanding di Arthur Ashe Stadium, Zverev tidak langsung tampil stabil. Servisnya sempat bermasalah pada awal pertandingan dengan melakukan lima double fault.
Namun, Van de Zandschulp juga gagal memanfaatkan momentum tersebut. Kesalahan-kesalahan dari forehand petenis Belanda itu membuka peluang bagi Zverev untuk melakukan break pada gim kelima.
Zverev kemudian mengamankan set pertama dengan skor 6-2.
Memasuki set kedua, Van de Zandschulp tampil lebih solid. Ia memberikan tekanan lebih besar dan nyaris menyamakan kedudukan dalam pertandingan.
Zverev mampu menyerap tekanan tersebut. Menjelang akhir set, petenis Jerman itu justru merebut tiga gim secara beruntun. Momentum pun berbalik sepenuhnya ke kubu Zverev.
Pada set ketiga, Zverev semakin dominan. Ia melakukan break lebih awal setelah melepaskan pukulan overhead smash yang tidak mampu dikembalikan Van de Zandschulp.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!