Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rupiah Hari Ini Melemah, Tertekan Kenaikan Harga Minyak Global

📅 Jumat, 11 Sep 2026, 10:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Rupiah Hari Ini Melemah, Tertekan Kenaikan Harga Minyak Global Doc: Antara

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada pembukaan perdagangan Jumat (11/9), bergerak melemah 38 poin atau 0,22 persen menjadi Rp17.585 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp17.547 per dolar AS.

Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede menyatakan pelemahan rupiah dipengaruhi kenaikan harga minyak mentah global.

"Harga minyak Brent menembus level 100 dolar AS per barel di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, menyusul klaim Iran bahwa pihaknya telah menyerang sepuluh kapal di sekitar Selat Hormuz setelah serangan AS menenggelamkan lima kapal tanker Iran," ucapnya kepada ANTARA di Jakarta, Jumat.

Menurut dia, kenaikan harga minyak global kembali memicu kekhawatiran investor terhadap risiko pelebaran twin deficits, yaitu defisit transaksi berjalan dan defisit fiskal.

Melihat sentimen global, data Producer Price Index (PPI) AS untuk Agustus 2026 tercatat di atas ekspektasi, mencerminkan tekanan inflasi yang masih persisten pada tingkat produsen. PPI AS meningkat menjadi 5,4 persen year on year (yoy) dari 4,8 persen yoy pada bulan sebelumnya, melampaui konsensus sebesar 5,3 persen yoy, terutama didorong oleh kenaikan biaya energi.

Setelah rilis data tersebut, probabilitas kenaikan suku bunga The Fed pada Federal Open Market Committee (FOMC) September 2026 meningkat di atas 70 persen, mendorong kenaikan indeks dolar AS dan yield UST. Keduanya sebelumnya telah meningkat seiring harga minyak global yang terus naik menembus 100 dolar AS per barel selama sesi perdagangan Asia.

"Hari ini, kami memperkirakan rupiah akan bergerak pada kisaran Rp17.575–Rp17.700 per dolar AS," ungkap Josua.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.