Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dari Kolam Jadi Cuan, Pemkab Batang Dorong Budidaya Ikan Nila Jadi Bisnis

📅 Jumat, 11 Sep 2026, 13:25 WIB | Oleh:
Dari Kolam Jadi Cuan, Pemkab Batang Dorong Budidaya Ikan Nila Jadi Bisnis Doc: Antara foto
Ket. Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, menggandeng Universitas Pekalongan memberikan bantuan ikan nila kepada pelau usaha budi daya ikan di Batang, Kamis (10/9).

BATANG - Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, menggandeng Universitas Pekalongan menggerakkan pengembangan budi daya ikan nila merah sebagai peluang bisnis dan pemenuhan kebutuhan protein hewani masyarakat.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Batang Budhi Santoso di Batang, Jumat, mengatakan bahwa pengembangan budi daya ikan ini dilakukan dengan memperkuat pendampingan teknis kepada pembudidaya.

"Kami mendorong para pelaku usaha budi daya ikan nila untuk meningkatkan kualitas produksi agar mampu memenuhi standar mutu dan kebutuhan konsumen. Sebagai bentuk dukungan kepada pembudidaya, kami juga salurkan bantuan 2.000 ikan nila," katanya.

Ia menilai budi daya ikan air tawar ini memiliki prospek cukup menjanjikan untuk dikembangkan sebagai peluang usaha sekaligus memenuhi kebutuhan protein hewani masyarakat.

Selain itu, kata dia, pihaknya juga melibatkan Fakultas Perikanan Universitas Pekalongan bersama penyuluh perikanan di lapangan untuk diberikan pendampingan.

"Kerja sama dengan Fakultas Perikanan Universitas Pekalongan ini untuk membantu pendampingan dan pembinaan teknis di lapangan bersama penyuluh perikanan sebelum pemberian dan penebaran benih ikan air tawar," katanya.

Sementara itu, Petugas Penyuluh Lapangan Agung Prasojo mengatakan bantuan benih ikan nilai tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong pengembangan budi daya ikan air tawar di masyarakat.

"Bantuan 2.000 benih ikan nilai ini kami berikan untuk pembudidaya ikan untuk dikembangkan agar bisa menjadi peluang bisnis," katanya.

Pelaku usaha budi daya ikan nila Ipong Danuri mengatakan ikan nila merah cukup diminati konsumen sehingga memiliki prospek bagus untuk dikembangkan dan peluang bisnis.

"Di daerah ini, jenis ikan ini sangat disukai konsumen dan memiliki nilai jual lebih dan mudah pemasarannya," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Daerah
Dandim 1702/Jayawijaya Mint...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.