Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

360 Hektar Kalsel Membara, 30 Titik Api Baru Muncul Buat Petugas Kewalahan

📅 Jumat, 11 Sep 2026, 01:20 WIB | Oleh:
360 Hektar Kalsel Membara, 30 Titik Api Baru Muncul Buat Petugas Kewalahan Doc: ANTARA/Tumpal Andani Aritonang
Ket. Kepala BPBD Kalsel Ronny Eka Saputra memberikan keterangan di sela-sela mendampingi kunjungan kerja Wapres RI Gibran Rakabuming Raka, di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Kamis (10/9).

BANJARBARU - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Selatan bersama tim gabungan berhasil menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas 360 hektare dari 30 titik api baru yang terdeteksi, Kamis (10/9).

Kepala BPBD Kalsel Ronny Eka Saputra di Banjarbaru, Kamis, mengatakan titik api baru tersebut memiliki karakter berbeda dengan kawasan Ring 1 yang didominasi lahan gambut karena sebagian berada pada lahan material atau lahan padat.

“Namun titik api ini berbeda dengan titik api yang berada di kawasan Ring 1 yaitu lahan gambut,” ujarnya.

Menurut dia, kebakaran pada lahan mineral atau lahan padat relatif tidak terlalu sulit dipadamkan dibandingkan kebakaran di lahan gambut yang dapat menyimpan sumber panas di bawah permukaan dan tetap mengeluarkan asap.

“Secara umum kondisi karhutla di Kalimantan Selatan relatif dapat dikendalikan, meskipun masih terdapat sejumlah titik yang mengeluarkan asap sehingga petugas terus melakukan pemantauan dan penanganan untuk mencegah api berkembang,” katanya.

Ronny menegaskan petugas tidak boleh lengah terhadap kemunculan titik api baru karena kondisi lapangan masih berpotensi memicu perluasan kebakaran, terutama pada kawasan yang mengalami kekeringan dan keterbatasan sumber air.

Dalam penanganan hari ini, dia menyebutkan sekitar 80 hektare lahan gambut masih menjadi perhatian karena belum padam sepenuhnya sehingga membutuhkan penanganan lebih lama dibandingkan titik api pada lahan mineral.

Dia mengatakan penanganan karhutla dilakukan dengan berbagai cara sesuai karakteristik lahan, sementara keselamatan dan kesehatan petugas tetap menjadi perhatian agar upaya pemadaman dapat berlangsung secara optimal di lapangan.

“Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang meninjau penanganan karhutla di Kalimantan Selatan hari ini turut mengapresiasi upaya dan kerja keras petugas. Wapres juga mengingatkan seluruh unsur agar tetap menjaga kewaspadaan terhadap kemunculan titik api baru,” ujar Ronny.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.