Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Sekolah di Samasuru Terancam Terdampak Polemik? Ini Sikap Tegas Pemprov Maluku

📅 Kamis, 10 Sep 2026, 05:57 WIB | Oleh:
Sekolah di Samasuru Terancam Terdampak Polemik? Ini Sikap Tegas Pemprov Maluku Doc: Antara foto
Ket. Juru Bicara Pemerintah Provinsi Maluku Kasrul Selang di Kota Ambon, Maluku. Rabu (9/9).

AMBON - Pemerintah Provinsi Maluku memastikan aktivitas satuan pendidikan di Negeri Samasuru, wilayah perbatasan Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) dan Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), tetap berjalan di tengah polemik batas administrasi dan aset pemerintahan.

Juru Bicara Pemerintah Provinsi Maluku Kasrul Selang di Ambon, Rabu (9/9), mengatakan penataan satuan pendidikan di wilayah tersebut sesuai ketentuan hukum dan kewenangan pemerintahan tanpa mengorbankan hak peserta didik memperoleh layanan pendidikan.

"Persoalan satuan pendidikan di Samasuru tidak berdiri sendiri. Ada aspek batas administrasi, aset, dan penataan pemerintahan yang harus dilihat secara utuh. Namun, yang paling penting adalah jangan sampai persoalan administratif mengganggu hak anak-anak untuk mendapatkan pendidikan," katanya.

Ia menjelaskan batas administrasi SBB dan Malteng telah ditetapkan melalui Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 29 Tahun 2010 tentang Batas Daerah Kabupaten Seram Bagian Barat dengan Kabupaten Maluku Tengah Provinsi Maluku.

Ketentuan tersebut diperkuat Berita Acara Kesepakatan Nomor 57/BA/III/X/2022 tertanggal 4 Oktober 2022 yang memuat kesepakatan kedua pemerintah kabupaten untuk berpedoman pada Permendagri tersebut, termasuk dalam penyesuaian administrasi dan penataan aset.

"Dengan demikian, persoalan yang dihadapi saat ini bukan mengenai penetapan kembali batas wilayah. Yang dilakukan adalah menata konsekuensi administratif dan aset berdasarkan batas wilayah yang secara hukum telah ditetapkan," ujarnya.

Kasrul juga meluruskan informasi mengenai pemalangan satuan pendidikan di Negeri Samasuru.

Menurut dia, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa
tidak pernah mengambil keputusan ataupun memerintahkan penutupan maupun pemalangan sekolah.

Berdasarkan informasi yang diterima Pemprov Maluku, kata dia, pemalangan dilakukan oleh oknum yang mengaku sebagai pemilik lahan karena keberatan terhadap penggunaan lahan untuk fasilitas pendidikan.

Menurut informasi pemerintah, lahan tersebut sebelumnya telah diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah untuk kepentingan pemerintahan dan pelayanan publik.

Terkait penyesuaian data dan administrasi satuan pendidikan, Kasrul mengatakan proses tersebut bukan keputusan sepihak Gubernur Maluku.

Pemutakhiran data dilakukan melalui sistem data pendidikan nasional oleh Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI setelah melalui pembahasan, kajian, analisis, serta koordinasi dengan kedua pemerintah kabupaten.

Pemprov Maluku juga telah berkoordinasi dengan Pemkab SBB untuk mengetahui kondisi faktual dan mencari langkah penyelesaian sesuai kewenangan masing-masing. Sekda SBB membentuk tim yang direncanakan turun ke lokasi pada Rabu (9/9).

"Apapun persoalannya, anak-anak jangan menjadi korban. Proses belajar-mengajar harus tetap menjadi perhatian utama," ujar Kasrul.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
Advertisement
jjroyal-luwak
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
PDB Tiongkok Tetap Tumbuh P...
Megapolitan
Polusi Udara Jakarta Tembus...

KONI: Kejurnas Gateball 2026 Resmi Dibuka

23 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
KONI: Kejurnas Gateball 202...

BMKG Waspadai Munculnya Siklon Tropis Champi

28 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
BMKG Waspadai Munculnya Sik...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Seluruh Penumpang KMP Batumandi Berhasil Dievakuasi

Seluruh Penumpang KMP Batumandi Berhasil Dievakuasi

20 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.