Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bikin Khawatir! Kualitas Udara di Hampir Seluruh Kayong Utara Ternyata Berbahaya

📅 Kamis, 10 Sep 2026, 01:33 WIB | Oleh:
Bikin Khawatir! Kualitas Udara di Hampir Seluruh Kayong Utara Ternyata Berbahaya Doc: Antara foto
Ket. Kondisi udara di Kabupaten Kayong Utara, Rabu.

BENGKAYANG - Bupati Kayong Utara Romi Wijaya mengatakan hampir seluruh wilayah di daerah itu kualitas udaranya berbahaya akibat kabut asap yang dipicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

"Hampir semua wilayah di Kabupaten Kayong Utara kualitas udaranya berbahaya," kata Romi Wijaya di Sukadana, Rabu.

Ia mengatakan Kabupaten Kayong Utara hingga saat ini masih berada dalam kondisi darurat asap, karhutla, dan kekeringan. Kondisi tersebut diperparah dengan belum adanya potensi hujan yang signifikan di wilayah itu.

Ia menyebutkan berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hujan di Kabupaten Kayong Utara masih belum berpotensi turun, meskipun sejumlah kabupaten/kota lain di Kalimantan Barat telah diguyur hujan.

"Oleh karena itu, saya mengimbau kita semua, khususnya warga Kayong, agar berhati-hati terhadap persoalan api. Ikut menjaga dan segera melaporkan kepada BPBD melalui kontak yang telah dibagikan apabila ada gejala atau kondisi yang membutuhkan penanganan segera," ujarnya.

Menurut Romi, kondisi kualitas udara di Kayong Utara bersifat fluktuatif. Pada waktu tertentu kondisi udara terlihat lebih terang, tetapi pada jam-jam tertentu kembali menjadi pekat akibat kabut asap.

Ia mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kabut asap, terutama terhadap kesehatan.

"Saya berharap kita disiplin menggunakan masker. Jangan sampai situasi dan kondisi ini membuat kesehatan kita menjadi buruk," katanya.

Romi juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran dan segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kondisi yang berpotensi menimbulkan karhutla.

Pemerintah Kabupaten Kayong Utara terus mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama kondisi darurat asap, karhutla, dan kekeringan masih berlangsung.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...

Wamenkes Tegaskan Influenza A Tidak Berbahaya

19 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Wamenkes Tegaskan Influenza...

Janice Tjen Melaju ke Babak Kedua China Open 2026

24 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Melaju ke Babak...
Advertisement
Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

30 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.