Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Asap Karhutla Makin Meluas, Kemlu Intensifkan Koordinasi Kawasan

📅 Kamis, 10 Sep 2026, 01:14 WIB | Oleh:
Asap Karhutla Makin Meluas, Kemlu Intensifkan Koordinasi Kawasan Doc: Antara foto
Ket. Wabup Kotim Irawati (tengah) saat mendukung langsung penanganan karhutla di lapangan, Sampit beberapa waktu lalu.

JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menegaskan pemerintah Indonesia terus berkomunikasi dan berkoordinasi dengan baik dengan negara-negara tetangga dalam rangka mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta dampaknya di kawasan.

Juru Bicara Kemlu RI Vahd Nabyl A. Mulachela mengatakan Indonesia konsisten menggelar pertemuan berkala serta melakukan koordinasi tindak lanjut dengan para mitra di kawasan melalui mekanisme ASEAN.

“Pertemuan berkala untuk membahas isu kabut asap dan koordinasi tindak lanjutnya juga terus dilakukan,” kata Nabyl kepada ANTARA di Jakarta, Rabu.

Kerangka kerja sama ASEAN terus dioptimalkan agar kabut asap yang menyebar ke negara tetangga dapat ditangani dengan baik. Mekanisme regional berdasarkan Kesepakatan ASEAN tentang Polusi Kabut Asap Lintas Batas (Agreement on Transboundary Haze Pollution) juga sudah berjalan, katanya.

Indonesia senantiasa mengedepankan kerja sama dengan negara tetangga, khususnya dalam menghadapi isu lingkungan yang dampaknya merentas batas negara seperti kabut asap, demi menjaga hubungan bilateral tetap baik, ucapnya.

“Bersama negara-negara di kawasan, Indonesia juga mendorong langkah peningkatan kewaspadaan menghadapi cuaca kering akibat kondisi iklim,” kata Nabyl.

Pemerintah Indonesia terus mengoptimalkan berbagai strategi untuk memadamkan karhutla dan memitigasi dampaknya baik secara domestik maupun di tingkat kawasan.

Kementerian Kehutanan (Kemenhut) bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merencanakan serangkaian operasi modifikasi cuaca (OMC) di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Jawa Timur untuk mengendalikan karhutla.

Operasi itu akan dilakukan di Jawa Timur dalam periode 3-9 September 2026 menggunakan pesawat CASA A2104, Kalimantan Barat mulai 5-14 September 2026 dan Kalimantan Tengah mulai 6-14 September 2026 dengan menggunakan pesawat CASA 212 serta dukungan logistik dari BNPB.

Kabut asap akibat karhutla di Indonesia dilaporkan juga menerpa hingga wilayah Sabah dan Sarawak di Malaysia, Singapura, Brunei, hingga ke Filipina, termasuk Ibu Kota Manila.

Pemerintah Malaysia pada Sabtu (5/9) sempat menyatakan darurat akibat kabut asap untuk seluruh wilayah Serian di negara bagian Sarawak, yang berbatasan dengan Indonesia, tetapi kemudian dicabut pada Senin (7/9).

Sementara itu, pemerintah Jepang telah mengerahkan tiga helikopter demi membantu operasi pemadaman karhutla di Indonesia untuk masa tugas 12--19 September 2026. Pemerintah Malaysia juga menyatakan siap mengerahkan bantuan ke Indonesia, tetapi masih menunggu respons dari Jakarta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Luar Negeri
Visa Ditolak AS, Presiden S...
Megapolitan
MUI Tangerang Raih Sertifik...

Mesir Pasang Badan Amankan Laut Merah

24 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Mesir Pasang Badan Amankan ...
Megapolitan
Wali Kota Bekasi Turun Lang...
Luar Negeri
Pariwisata Sepi, Laju Ekono...
Advertisement
Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000   

Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  

30 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.