Telkomsel Digaet Pemkot Kupang Tingkatkan Akses Internet 67 Sekolah untuk Dukung Pembelajaran Digital Siswa

Rabu, 09 Sep 2026, 18:53 WIB

KUPANG, NTT - Pemerintah Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, menggandeng Telkomsel untuk meningkatkan akses internet di 67 sekolah guna mendukung pembelajaran digital, terutama di wilayah pinggiran.

Wakil Wali Kota Kupang Serena Francis di Kupang, Rabu (9/9), mengatakan Pemkot Kupang mendorong percepatan penanganan jaringan internet di sekolah-sekolah yang masih mengalami gangguan, terutama di kawasan pinggiran.

Ket. Foto: Wakil Wali Kota Kupang Serena Francis (tengah) memimpin rapat koordinasi bersama PT Telkomsel Kantor Cabang Kupang di Kupang, Nusa Tenggara Timur. — Sumber: ANTARA/HO-Pemkot Kupang

“Pendidikan sekarang sudah berbasis digital. Anak-anak kita butuh akses internet yang stabil. Sayang sekali jika di tengah kota saja masih ada sekolah yang kesulitan,” ujar Serena.

Hal itu disampaikannya dalam rapat koordinasi Pemerintah Kota Kupang bersama PT Telkomsel Kantor Cabang Kupang sebagai langkah awal mempercepat penanganan 67 sekolah yang mengalami kendala jaringan sekaligus memperluas pemerataan akses internet pendidikan di Kota Kupang.

Ia menyampaikan, keluhan mengenai lemahnya jaringan di sejumlah sekolah telah menjadi perhatian Pemerintah Kota Kupang. Salah satu wilayah yang mendapat sorotan adalah Kelurahan Fatukoa, Kecamatan Maulafa.

Berdasarkan data sementara yang dibahas dalam rapat, terdapat 21 SMP dan 46 SD di Kota Kupang yang masih mengalami kendala jaringan.

Pemkot Kupang meminta titik-titik tersebut dipetakan secara lebih rinci. Dengan demikian, penanganan tidak dilakukan secara umum, tetapi berdasarkan kondisi dan kebutuhan masing-masing sekolah.

Selain itu, persoalan tersebut menjadi semakin penting karena transformasi pembelajaran di sekolah terus bergerak. Hampir seluruh sekolah di Kota Kupang telah dilengkapi Interactive Panel Display (IPD) yang membutuhkan koneksi internet untuk dapat digunakan secara optimal.

Serena menegaskan, penyelesaian persoalan tersebut membutuhkan kolaborasi lintas pihak. Pemkot Kupang melalui perangkat daerah terkait akan membuka data dan mendampingi proses pemetaan, sementara Telkomsel diharapkan dapat memberikan solusi teknis sesuai kondisi lapangan.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang Ernest Ludji mengatakan pemerintah pusat juga akan menambah tiga unit IPD di setiap sekolah pada tahun ini.

“Kalau satu unit saja sudah sulit mengakses, apalagi tiga. Maka perhatian terhadap jaringan di sekolah-sekolah pinggiran sangat mendesak,” katanya.

Artinya, pembangunan sarana digital tidak cukup berhenti pada penyediaan perangkat. Infrastruktur pendukung, terutama konektivitas internet, harus ikut dipastikan tersedia agar investasi teknologi benar-benar memberi dampak terhadap proses belajar mengajar.

Sementara itu, Manajer Network Operation and Performance Telkomsel Kupang I Wayan Sudana menyatakan kesiapan Telkomsel untuk segera turun melakukan pengecekan di lokasi-lokasi yang dilaporkan mengalami gangguan.

Pengecekan lapangan akan dilakukan untuk memastikan kondisi jaringan pada setiap titik sekaligus menentukan bentuk penanganan yang paling sesuai.

“Kami siap membantu. Dalam minggu ini kami sudah mulai bergerak. Detail PIC dan koordinasi lapangan kami siapkan agar perbaikan bisa segera dieksekusi,” tegas I Wayan.

Ia juga menyebut Compact Mobile BTS atau BTS bergerak sebagai salah satu alternatif yang dapat dipertimbangkan untuk wilayah yang belum terjangkau jaringan secara optimal. Ant

  • Akses Internet Desa

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.