Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sistem Peringatan Dini untuk Memperkuat Upaya Mitigasi Bencana

📅 Rabu, 09 Sep 2026, 22:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sistem Peringatan Dini untuk Memperkuat Upaya Mitigasi Bencana Doc: Antara
Ket. Wali Kota Ambon saat meresmikan tugus peringatan tsunami di Galala, Ambon, Maluku.

Ambon - Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, Maluku, memperkuat upaya mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana melalui pengoperasian sistem peringatan dini atau Early Warning System (EWS) banjir.

“Ambon termasuk daerah yang sangat rawan bencana. Tidak saja gempa bumi dan tsunami, tetapi juga banjir, tanah longsor, cuaca ekstrem, pohon tumbang dan berbagai bencana lainnya,” kata Wali Kota Ambon Bodewin M Wattimena di Ambon, Rabu.

Penguatan mitigasi tersebut ditandai dengan peresmian EWS banjir sekaligus Tugu Peringatan Tsunami Kota Ambon Tahun 1950 di Balai Negeri Hative.

Ia mengatakan keberadaan sistem peringatan dini menjadi bagian penting dalam mengurangi risiko bencana, mengingat Kota Ambon salah satu wilayah yang memiliki tingkat kerawanan bencana cukup tinggi.

Dia menyebut setiap tahun terdapat puluhan hingga ratusan titik bencana di Kota Ambon.

Kondisi tersebut mendorong Pemkot Ambon untuk terus memperkuat upaya mitigasi melalui pembangunan infrastruktur, peningkatan kesadaran masyarakat, serta penguatan kesiapsiagaan di tingkat desa maupun negeri.

“Bencana tidak bisa kita hindari, tetapi risikonya bisa kita minimalisir. Paling tidak, korban jiwa jangan sampai timbul karena bencana,” tegasnya.

Ia menyampaikan upaya pengurangan risiko bencana tidak dapat dilakukan pemerintah secara sendiri, sehingga diperlukan kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat dan provinsi, perguruan tinggi, lembaga swadaya masyarakat, hingga lembaga lainnya.

Pemkot Ambon juga telah membentuk Forum Pengurangan Risiko Bencana serta menyiapkan regulasi dan peta kebencanaan sebagai instrumen untuk memperkuat mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi bencana.

EWS banjir yang diresmikan diharapkan mampu memberikan peringatan lebih awal kepada masyarakat ketika debit air mencapai kondisi yang berisiko.

Dengan demikian, masyarakat memiliki waktu untuk mengambil langkah penyelamatan dan melakukan evakuasi sebelum kondisi semakin membahayakan.

Selain EWS banjir, peresmian Tugu Peringatan Tsunami Kota Ambon Tahun 1950 juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat terhadap sejarah dan ancaman bencana tsunami.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Daerah
UMKM Sulteng Naik Kelas! Pe...
Luar Negeri
Konflik Ukraina Belum Usai,...
Advertisement
Pendaftaran Lowongan Pegawai KAI Hanya Lewat Situs Resmi & Gratis, Pencari Kerja Diminta Waspadai Penipuan

Pendaftaran Lowongan Pegawai KAI Hanya Lewat Situs Resmi & Gratis, Pencari Kerja Diminta Waspadai Penipuan

29 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.