Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Masifkan Gerakan Pangan Murah, Pemkot Surabaya Kolaborasi dengan KKMP dan Kelompok Tani Ringankan Beban Ekonomi Warga

📅 Rabu, 09 Sep 2026, 21:27 WIB | Oleh:
Masifkan Gerakan Pangan Murah, Pemkot Surabaya Kolaborasi dengan KKMP dan Kelompok Tani Ringankan Beban Ekonomi Warga Doc: ANTARA/HO-Pemkot Surabaya
Ket. Kegiatan Gerakan Pangan Murah yang digelar oleh Pemeritah Kota Surabaya, Jawa Timur, Rabu (9/9).

SURABAYA - Pemerintah Kota Surabaya, Jawa Timur, menggandeng berbagai pihak mulai dari kelompok tani (poktan), pembudidaya ikan (Podakan), PD Rumah Potong Hewan (RPH), UMKM lokal, hingga Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) untuk  menggalakkan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM).

"Mulai bulan ini KKMP ikut aktif terlibat, tidak hanya di Kecamatan Wiyung tetapi juga di kecamatan lain. Kami berusaha mengenalkan produk-produk poktan dan UMKM lokal agar makin dikenal luas oleh masyarakat," Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya Nanik Sukristina di Surabaya, Rabu (9/9).

DKPP Kota Surabaya dan sejumlah pihak menggelar Gerakan Pangan Murah untuk meringankan beban ekonomi warga serta menjaga stabilitas harga bahan pokok di Balai RW 3 Jalan Sumberan, Kelurahan Balas Klumprik, Kecamatan Wiyung, Surabaya, Rabu.

Nanik menyampaikan bahwa program GPM dilaksanakan secara rutin setiap bulan dan berbarengan dengan pasar murah serentak di 31 kecamatan se-Kota Surabaya.

"Harapannya masyarakat bisa mendapatkan barang dengan kualitas bagus dan harga yang terjangkau. Langkah ini juga menjadi upaya kita untuk menekan angka inflasi secara berkelanjutan," ujar Nanik.

Dalam gelaran tersebut, sebanyak 17 penyedia turut berpartisipasi menghadirkan kebutuhan pokok hingga produk olahan berharga terjangkau, antara lain KKMP Kelurahan Balas Klumprik menyediakan 400 zak beras SPHP seharga Rp58.000 per sak dan 600 liter Minyakita seharga Rp15.500 per liter.

Selain itu, PT Surya Kreasi Pangan menjual 200 kg telur ayam ras seharga Rp23.500 per kilogram serta PT Kebon Agung yang menghadirkan 240 kilogram gula pasir seharga Rp17.000 per kilogram.

Komoditas lain yang juga diserbu warga di antaranya produk PT Primafood International berupa daging ayam ras seharga Rp29.000 per ekor, telur ayam ras Rp24.000 per kilogram, dan aneka makanan beku.

Ada pula paket sayur dari Pasar Induk Surabaya Sidotopo yaitu, bawang merah, bawang putih kating, dan cabai rawit seharga Rp5.000 per pak, serta cabai merah besar Rp3.000 per pak hingga telur ayam dari Padat Karya Pemberdayaan Gamis seharga Rp13.000 per pak.

"Kami juga bekerja sama dengan poktan untuk menghadirkan buah, ikan nila, ikan patin yang segar sebagai pilihan masyarakat dalam berbelanja, serta memenuhi sumber pangan sehat dan bergizi," ujarnya.

Nanik berharap, melalui ketersediaan stok pangan murah dan keterlibatan pelaku usaha lokal ini dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga terjangkau.

"Semoga seluruh komoditas dapat terserap optimal sekaligus menggerakkan roda perekonomian warga sekitar," ucapnya.

Salah satu warga Sulis Hidayati, mengaku terbantu dengan adanya GPM dengan membeli berbagai kebutuhan seperti beras, minyak goreng, telur, buah, hingga makanan olahan.

"Alhamdulillah cukup membantu untuk pengeluaran rumah tangga. Minyak goreng di sini harganya Rp15.500 per liter, selisih jauh kalau beli di luar yang biasanya di atas Rp20.000 per liter," kata Sulis. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Perlu Diperbanyak Kontes Film Pendek Guna Dorong Kreativitas

21 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perlu Diperbanyak Kontes Fi...
Daerah
Bantul Raih TPAKD Award 202...
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
Megapolitan
Dinkes: Ratusan Warga "Serp...
Nasional
Kemenbud Targetkan 7.000 Ca...
Megapolitan
DPRD dan Pemkot Bogor Berha...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.