Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dibanding Tahun Lalu, PTP Nonpetikemas Catat Kinerja Positif dengan Throughput Bulan Juli 2026 Naik 17,85% 

📅 Rabu, 09 Sep 2026, 09:30 WIB | Oleh:
Dibanding Tahun Lalu, PTP Nonpetikemas Catat Kinerja Positif dengan Throughput Bulan Juli 2026 Naik 17,85%  Doc: Dok. Istimewa

JAKARTA - Sebagai bagian dari Pelindo Group, PTP Nonpetikemas terus memperkuat kinerja operasional dengan throughput 2026 mencapai 31,39 juta ton/m³ atau mencapai 108,54% dari target hingga Juli 2026

Jakarta, September 2026. PT Pelabuhan Tanjung Priok atau PTP Nonpetikemas, bagian dari Pelindo Group, terus mencatatkan kinerja positif hingga Juli 2026. Kinerja tersebut tercermin dari realisasi throughput yang mencapai 108,54% dari target, sekaligus tumbuh 17,85% secara year-on-year (YoY) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pada periode Januari sampai dengan Juli 2026, PTP Nonpetikemas mencatat total throughput sebesar 31,39 juta ton/m³, atau mencapai 108,54% dari target sampai dengan Juli 2026. Capaian tersebut juga tumbuh 17,85% dibandingkan periode yang sama dibandingkan Juli tahun 2025 sebesar 26,64juta ton/m3. Capaian tersebut dikontribusikan oleh empat kelompok kemasan utama, yakni general cargo sebesar 7,75 juta ton/m3, bag cargo 1,58 juta ton, curah cair 7,54 juta ton, serta curah kering sebesar 14,51 juta ton.

Direktur Utama PTP Nonpetikemas, Indra Hidayat Sani, mengatakan pertumbuhan tersebut menunjukkan konsistensi perusahaan dalam meningkatkan kualitas layanan dan produktivitas terminal melalui transformasi operasional yang terus dilakukan.

“Capaian sampai dengan Juli 2026 menjadi dorongan bagi kami untuk terus menjaga momentum pertumbuhan. PTP Nonpetikemas terus melakukan optimalisasi operasional, penguatan kolaborasi dengan pengguna jasa dan stakeholder, serta memastikan layanan terminal yang semakin efektif, aman dan terintegrasi,” ujar Indra.

Pertumbuhan kinerja tersebut turut ditopang oleh sejumlah cabang yang mencatatkan capaian throughput di atas target. Pontianak dan Kijing mencatat realisasi sekitar 3,85 juta ton/m³ atau 163,13% dari target, sementara Panjang membukukan sekitar 3,55 juta ton/m³ atau 119,96% dari target. Kinerja positif juga terlihat di Tanjung Priok dengan realisasi throughput sekitar 10,43 juta ton/m³, atau mencapai 112,89% dari target sampai dengan Juli 2026. Sementara Cirebon membukukan sekitar 2,45 juta ton/m³, setara dengan 107,68% dari target sementara Teluk Bayur mencatat realisasi sebesar 3,51 juta ton/m3 atau 104,44% dari target dan Pangkal Balam mencapai sekitar 1,02 juta ton/m³ atau 103,43% dari target.

Selain pertumbuhan trafik, PTP Nonpetikemas terus memperkuat fundamental perusahaan melalui peningkatan produktivitas, optimalisasi fasilitas dan peralatan bongkar muat, serta penguatan tata kelola operasional di seluruh cabang. Hal tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam menjaga kualitas layanan sekaligus meningkatkan daya saing terminal nonpetikemas.

Indra menambahkan, pertumbuhan kinerja perusahaan tidak hanya diarahkan untuk mengejar peningkatan volume, tetapi juga memastikan setiap proses operasional memberikan nilai tambah bagi pengguna jasa serta mendukung kelancaran rantai logistik nasional. “Transformasi yang kami jalankan harus memberikan dampak nyata terhadap kecepatan dan kualitas layanan. Sehingga memberikan nilai tambah bagi pengguna jasa dan berkelanjutan,” tambah Indra.

Sejalan dengan transformasi Pelindo Group, PTP Nonpetikemas terus memperkuat perannya sebagai operator terminal multipurpose dengan layanan yang terintegrasi. Perusahaan berkomitmen menjaga momentum pertumbuhan hingga akhir 2026 melalui peningkatan produktivitas, pengembangan bisnis, efisiensi operasional, serta penerapan prinsip HSSE secara konsisten.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Olahraga
Venus Williams Gandeng Jani...
Advertisement
Kelewat Batas Wajar! Kotak Lampu Lalu Lintas di Kota Bandung Dicuri, Walkot Farhan Murka

Kelewat Batas Wajar! Kotak Lampu Lalu Lintas di Kota Bandung Dicuri, Walkot Farhan Murka

29 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.