Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Mobilitas dan Distribusi Logistik Surabaya-Gresik-Sidoarjo, Pelebaran 950 Meter Jalan Wiyung-Menganti Dipercepat untuk Rampung 2026

📅 Selasa, 08 Sep 2026, 12:37 WIB | Oleh:
Perkuat Mobilitas dan Distribusi Logistik Surabaya-Gresik-Sidoarjo, Pelebaran 950 Meter Jalan Wiyung-Menganti Dipercepat untuk Rampung 2026 Doc: Istimewa
Ket. Peningkatan kapasitas Jalan Wiyung-Menganti juga berkaitan dengan rencana keterhubungan ruas tersebut dengan Jalan Lingkar Dalam Barat (JLDB). Integrasi jaringan jalan diharapkan dapat mendukung kelancaran arus lalu lintas di kawasan Surabaya Barat.

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mempercepat pelebaran Jalan Wiyung-Menganti untuk meningkatkan kapasitas salah satu jalur utama yang menghubungkan Surabaya dengan wilayah Kabupaten Gresik dan Sidoarjo.

Peningkatan kapasitas jalan tersebut ditujukan untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus distribusi logistik, terutama di kawasan Surabaya Barat dan wilayah sekitarnya.

Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya Hidayat Syah mengatakan, proyek pelebaran Jalan Wiyung-Menganti dikerjakan mulai dari perempatan Jalan Babatan Unesa ke arah barat hingga Wisma Lidah Kulon.

"Jadi, pelebaran Jalan Wiyung-Menganti dari perempatan Jalan Babatan Unesa kita ke arah barat sampai dengan Wisma Lidah Kulon," ujar Hidayat, Selasa (8/9).

Menurut Hidayat, proyek tersebut merupakan pekerjaan multiyears yang berlangsung pada 2026 hingga 2027. Sebelumnya, pembangunan sepanjang 350 meter telah direalisasikan pada 2025.

Pada 2026-2027, pelebaran jalan ditargetkan mencapai 1.900 meter. Dari total tersebut, sepanjang 950 meter ditargetkan selesai pada 2026.

"Pekerjaan ini multiyears, dikerjakan tahun 2026 dan 2027 sepanjang 1.900 meter. Untuk target tahun 2026 ini kita selesaikan 950 meter," tuturnya.

Pekerjaan pelebaran mencakup pembangunan saluran, badan jalan, dan trotoar pedestrian. Saluran dibangun menggunakan konstruksi Corrugated Concrete Sheet Pile (CCSP) dengan lebar 5,4 meter.

Di samping saluran akan dibangun badan jalan selebar 10 meter, sedangkan sisi selatan dilengkapi trotoar pedestrian selebar 3 meter.

"Jadi, pekerjaan saluran nanti lebarnya 5,4 meter. Kemudian di sebelahnya ada badan jalan selebar 10 meter. Lalu di sisi sebelah selatan akan dibangun trotoar selebar 3 meter sebagai sarana pendukung pejalan kaki," kata Hidayat.

Hidayat mengatakan, peningkatan kapasitas Jalan Wiyung-Menganti juga berkaitan dengan rencana keterhubungan ruas tersebut dengan Jalan Lingkar Dalam Barat (JLDB). Integrasi jaringan jalan diharapkan dapat mendukung kelancaran arus lalu lintas di kawasan Surabaya Barat.

"Jadi, ini memang sudah lama menjadi mimpinya Surabaya untuk meningkatkan kapasitas jalan. Jadi, perjalanan antarkota akan lebih lancar dan logistik juga lebih lancar," ujarnya.

Proyek tersebut mulai dikerjakan berdasarkan kontrak pada April 2026 dan dijadwalkan berakhir pada Mei 2027.

Selama pembangunan berlangsung, Pemkot Surabaya meminta pengguna Jalan Wiyung-Menganti, khususnya di kawasan Lidah Wetan dan Lidah Kulon, memahami adanya aktivitas pekerjaan yang dapat memengaruhi kenyamanan perjalanan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Ekonomi
Rupiah Dibayangi Gejolak MS...
Luar Negeri
Paus Leo XIV Muncul Lagi Pa...
Advertisement
2,4 Ton Dry Ice Dijatuhkan dalam Uji Coba Penanggulangan Kabut Asap di Sumatera Selatan

2,4 Ton Dry Ice Dijatuhkan dalam Uji Coba Penanggulangan Kabut Asap di Sumatera Selatan

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.