Kemacetan Pelabuhan Ketapang Banyuwangi Terurai, Dermaga Bulusan akan Diperbaiki untuk Hadapi Nataru
Selasa, 08 Sep 2026, 20:47 WIBBANYUWANGI â Antrean kendaraan menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, akhirnya terurai, Selasa (8/9). Selanjutnya, Pemkab Banyuwangi bersama ASDP, KSOP, BPTD, Polresta Banyuwangi, dan sejumlah pihak terkait berkoordinasi dengan Pemprov Jatim untuk perbaikan Dermaga Bulusan guna memperlancar penyeberangan.
Dermaga Bulusan selama ini melayani penyeberangan untuk truk logistik bertonase besar. Selama dua bulan terakhir, dermaga tidak bisa digunakan karena mengalami kerusakan sehingga layanan dialihkan ke dermaga LCM.
âKami berharap perbaikan ini akan lebih memperlancar penyeberangan jalur KetapangâGilimanuk, seiring adanya peningkatan kapasitas dermaga ponton di Ketapang yang juga sedang dibangun menjadi dermaga MB kapasitas angkut 50 ton,â kata Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, Selasa (8/9).Â
Mujiono mengatakan, upaya percepatan ini merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi lintas sektor terkait penanganan kemacetan di Ketapang yang digelar Senin.Â
Dalam survei dermaga yang berada di bawah kewenangan Pemprov Jatim tersebut, pihaknya mendatangkan tenaga ahli serta menggunakan peralatan multibeam.
"Hasilnya akan lebih detail lagi, kemudian menjadi dasar untuk perencanaan atau Detail Engineering Design (DED) untuk dermaga yang ada di Bulusan ini," katanya.
Perbaikan Dermaga Bulusan ditargetkan mulai dikerjakan pada Oktober mendatang dan diharapkan selesai pada pertengahan Desember. Dengan demikian, dermaga tersebut diharapkan dapat kembali dimanfaatkan untuk mengantisipasi kepadatan saat Natal dan Tahun Baru.
"Oktober itu mulai pengerjaan perbaikan dan harapannya pertengahan Desember sudah selesai. Sehingga untuk mengantisipasi Nataru, ini bisa digunakan lagi semaksimal mungkin," ujar Mujiono.
Tim dari Dinas Perhubungan Jatim melakukan survei batimetri di Dermaga Bulusan. Survei dilakukan untuk mengetahui kondisi dasar laut sebagai bagian dari rencana perbaikan dermaga.
Untuk mengantisipasi kepadatan susulan dalam dua hingga tiga hari ke depan, ASDP juga mendatangkan dua kapal berukuran besar yang telah tiba di perairan Banyuwangi.
Kedua kapal tersebut adalah KMP Jatra I dan Portlink 0 yang selama ini beroperasi di lintasan MerakâBakauheni.
KMP Jatra I akan memperkuat pelayanan lintasan KetapangâGilimanuk. Sementara Portlink 0 akan melayani lintasan TanjungwangiâLembar.
Total terdapat empat kapal perbantuan, termasuk Portlink VII yang sebelumnya telah membantu pelayanan saat kepadatan terjadi. Kapal-kapal perbantuan tersebut dioperasikan dengan sistem Tiba, Bongkar, Berangkat (TBB).
"Harapannya kita Portlink 0 itu bisa mengurai dan mengantisipasi kemacetan jika terjadi di Tanjungwangi. Dan kapal Jatra I di Ketapang. Kita harapkan mudah-mudahan tidak ada antrean lagi," ucap Media.
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.