Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bupati Bogor: Helikopter Dikerahkan untuk Padamkan Kebakaran TPA Galuga

📅 Selasa, 08 Sep 2026, 08:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bupati Bogor: Helikopter Dikerahkan untuk Padamkan Kebakaran TPA Galuga Doc: ANTARA
Ket. Helikopter TNI Angkatan Udara memadamkan api yang membakar kawasan TPA Galuga di Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (8/9/2026).

KABUPATEN BOGOR – Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan helikopter TNI Angkatan Udara dikerahkan untuk membantu memadamkan kebakaran di kawasan TPA Galuga, Cibungbulang, Selasa pagi.

“Kami dibantu TNI Angkatan Udara dengan sistem water bombing, yaitu penyiraman melalui udara menggunakan helikopter dari Lanud Atang Sendjaja,” kata Rudy saat meninjau lokasi kebakaran, Selasa (08/9).

Pemadaman melalui udara dilakukan untuk menjangkau sejumlah titik api yang sulit dicapai kendaraan pemadam. Lokasi kebakaran berada di bagian belakang kawasan TPA yang berjarak cukup jauh dari akses utama.

Menurut Rudy, petugas harus menyambungkan sejumlah selang pemadam hingga mencapai panjang sekitar 400–500 meter. Jauhnya jarak tersebut membuat tekanan air semakin berkurang ketika mencapai titik api.

“Titik api berada di ujung paling belakang sehingga mobil pemadam kebakaran tidak bisa mengakses ke dalam,” ujarnya.

Kebakaran terjadi sejak Senin (07/9) sekitar pukul 16.00 WIB dan membesar pada tengah malam. Api mulai dapat dikendalikan sekitar pukul 03.30 WIB, tetapi masih menyisakan sejumlah titik yang harus dituntaskan.

Rudy menjelaskan api berasal dari lahan pertanian yang bersebelahan dengan TPA Galuga, bukan dari timbunan sampah aktif. Kebakaran kemudian merambat hingga area pembuangan sampah lama yang sudah tidak digunakan.

Pemadaman di darat melibatkan personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, BPBD, TNI, serta Polres Bogor. Kepolisian juga mengerahkan kendaraan water cannon untuk menyemprot titik-titik api.

Selain melakukan penyiraman, petugas membuat parit pembatas antara lahan pertanian dan area TPA untuk mencegah api merambat ke timbunan sampah aktif.

Rudy memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sementara luas lahan yang terbakar masih dihitung melalui pemantauan menggunakan pesawat nirawak atau drone.

Penyebab kebakaran juga belum disimpulkan karena petugas masih memprioritaskan pemadaman agar api tidak menjalar lebih luas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.